Gelar HUT ke-61, Kakan Pertanahan Aceh Singkil Serahkan 18 Sertifikat Tanah Serta 5 Nominasi Penghargaan Karyawan

Gelar HUT ke-61, Kakan Pertanahan Aceh Singkil Serahkan 18 Sertifikat Tanah Serta 5 Nominasi Penghargaan Karyawan(Zulkarnain/ACEHPORTAL.com)
Kakan Pertanahan Aceh Singkil, Muhammad Reza saat memberikan Penghargaan kepada karyawan sekaligus memberi semangat.

SINGKIL, ACEHPORTAL.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) undang-undang Nomor 5 tahun 1960 Tentang Peraturan Pokok-pokok Agraria (UUPA) ke-61 Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia menggelar upacara, serentak juga dilaksanakan oleh Provinsi dan Kabupaten Kota seluruh Indonesia, Jumat (24/9/2021). 

Upacara HUT ke-61 ATR/BPN-RI ini dipantau sedang berlangsung di Kantor Pertanahan Aceh Singkil, yang beralamat di Gampong Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil dipimpin langsung oleh Kepala Kantor (Kakan) Pertanahan Aceh Singkil, Muhammad Reza yang dihadiri Forkopimda Aceh Singkil. 

Berlangsungnya acara juga dipantau langsung penyerahan sebanyak 18 sertifikat tanah serta penyerahan 5 nominasi penghargaan Karyawan Karyawati Kantor Pertanahan Aceh Singkil yaitu pertama, Inovatif dan Kreatif kepada Santri Ifky Arwani Pakpahan, Berintegritas kepada Susanti, Teladan kepada Syahruddin, Terdisiplin kepada Yessi Novalina Indah PS, dan Berkomitmen dalam Tugas Kepada Judi Karmilo Marpaung. 

Dikonfirmasi, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid menyampaikan harapannya untuk kedepan memberikan pelayanan, dan sistim persertifikatan tanah di permudah.

"Itu yang kita sampaikan kepada Kantah Aceh Singkil, agar lebih serius lagi kalau memang dianggap selama ini kurang serius terkait menangani masalah pelayanan kepada masyarakat tentang pemberian persertifikatan tanah, itu yang saya inginkan," kata Dulmusrid.

Lanjut dia, supaya pro aktiv, karena ia pikir terjadinya banyak konflik terkait soal tanah.

"Saya pesankan kepada Pertanahan agar semua masyarakat di permudah sistim dan cara melayani masyarakat dalam mengurus Sertifikat tanah, yang pasti itu," sebut Dulmusrid.

"Supaya nanti cepat selesai dan jangan sempat hak miliknya sudah ada masing-masing tak ada sertifikat, kalau nanti sudah ada sertifikat nggak ada yang ribut gitu, berikan pelayanan terbaik semaksimal mungkin untuk semua rakyat jangan ada pilih kasih," tutur Dulmusrid.

Kakan Pertanahan Aceh Singkil, Muhammad Reza mengatakan, acara yang dilaksanakan hari adalah acara yang paling sakral di tubuh Kementerian.

"Tujuan kita semua untuk mengedukasi masyarakat jadi kita harapkan masyarakat dapat informasi berimbang, silahkan informasi Pertanahan Aceh Singkil bisa ditanyakan langsung kepada kami dari pihak berkompten, untuk itu kami menyajikan perdataan tanah-tanah yang terdaftar, yang ada di Aceh Singkil," sebut Kakan. 

"Karena hari ini wewenang saya hanya sebatas Aceh Singkil, kebetulan saya dilantik oleh Bapak Kakanwil BPN Aceh berdasarkan SK Bapak Menteri ATR/BPN RI SK tanggal 4 Agustus 2021 dan saya dilantik tanggal 6 Agustus 2021 pada hari Jumat. Pada hari Senin tanggal 9 Agustus 2021 saya sudah berkantor di Singkil, sampai hari ini," kata dia.

Dirinya juga ia sampaikan juga pulang ke Banda Aceh berhubung saat ini domisili di Banda Aceh tapi hanya hari libur.

"Hari kerja saya selalu berada di Aceh Singkil kecuali saya ada Dinas, saya garis bawahi, jadi tidak ada pelayanan Pertanahan di Singkil ini yang tertunda atau molor karena kepala Kantor nya tidak ada, itu tidak ada lagi," kata dia. 

Lanjut dia, perlu disampaikan juga bahwa Subulussalam hari ini masih Perwakilan, Kantor Pertanahan nya masih perwakilan untuk yang di Subulussalam. 

"Soal sertifikat tanah masih ditandatangani oleh Kakan Pertanahan Aceh Singkil. Jadi itu juga perlu saya garis bawahi kepada teman-teman di Subulussalam, saat ketemu Masyarakat Subulussalam saya tinjau loket kantor Pertanahan di Subulussalam," sebutnya.

"Bahwa jangan ada alasan dari teman-teman internal kami lambat pelayanan sertifikat, tidak selesai sertifikat, molor kegiatan Pertanahan karena tidak adanya kepala kantor, saya bilang jangan ada lagi kata-kata itu saya dengar, karena saya selalu ada, tidak kalian antar pun kemari saya yang datang kesana, dekat kok Subulussalam sambil saya pulang ke Banda Aceh bisa saya tandatangani," ucapnya semangat.

Ketika ditanyai terkait sertifikat diserahkan, Muhammad Reza mengatakan tadi diserahkan secara simbolis hak pakai untuk Pemerintah Aceh Singkil, diwakili oleh Dinas Pertanahan tentunya itu Aset daerah Aceh Singkil sebanyak 18 sertifikat.

"Penerimaan diwakili oleh Pak Harfin Suryadi dari Dinas Pertanahan, semua permohonan Pemda Aceh Singkil yang telah lengkap syarat yuridisisnya toh kami sertifikatkan seluruhnya," katanya

Reza juga menyampaikan kalau data dari Pemerintah Aceh Singkil masuk 140, Namun data itu belum lengkap. 

"Jadi kami bantu cuman pengukuran, kami bantu survai, dan survai pengukuran, tapi mendampingi tetap petugas dari mereka untuk memferifikasi Aset mereka, tapi belum terdaftar di Kantor Pertanahan itu saya garis bawahi, karena saya juga sudah jelaskan kepada Pak Bupati, sudah saya jelaskan ke Pak Sekda, yang sudah lengkap yuridisisnya atau pakai alas hak 23 semuanya telah kami serahkan. 5 telah saya serahkan saat pertama saya berkantor pada tanggal 9, saya serahkan kepada Pak Bupati langsung," jelas Reza. 

Saat ditanyai terkait penyerahan dominasi penghargaan, Muhammad Reza menyampaikan selama dirinya bertugas di Aceh Singkil berusaha untuk selalu memberi nilai tambah kepada Karyasa.

"Berhubung saya menerapkan apel sesuai dengan aturan kepegawaian dari pukul delapan pagi, mungkin sama dengan yang lain, di ikuti oleh ASN, ASK, PPN telaga bakti yang tentunya seluruh yang ada di Kantor Pertanahan Aceh Singkil, untuk apel dari pukul delapan saya pinpim langsung yang dilaksanakan pada hari senin sampai Jumat, hari senin saya selalu pimpin. Namun, pada hari Rabu dan Kamis bergilir dengan para kepala Seksi," kata dia. 

"Intinya itu salah satu riwead kami berikan penghargaan, saya lihat teman-teman berubah, teman-teman semua mampu, apalagi disini saya lihat kaum milinial semuanya, saya coba kaloborasi saya coba dekat sama adek-adek ini.Hari ini juga, dimomen ini saya sampaikan kita beri Apresasi untuk teman-teman dengan nominasi-nominasi khusus, bertujuan untuk biar mereka lebih semangat lah sehingga dikasih donasi piagam dan sebagainya untuk Peningkatan Kinerja temen-temen," kata dia lagi.

Ia juga menceritakan, saat ini tidur di Kantor tidak ada lagi, berhubung dulu ruangannya saat ini tempat tidur.

"Jadi ruangan ini saya set, namun masih sederhana. Karena itu mampu kita, berhubung saat ini Anggaran terbatas. Mengingat saya hidup dari BPN, istri saya dari BPN kok, apa salahnya disisihkan sedikit gaji," sebut dia.

Ketika ditanyai terkait kemudahan mengurus Sertifikat tanah untuk masyarakat, Muhammad Reza menyampaikan juga, bahwa hari pertama dirinya langsung mengeluarkan SK loket mandiri.

"Ternyata di Apresasi oleh Pak Menteri, hari ini tadi lounching pelayanan loket ku, saya sudah memulai itu dengan sangat sederhana ya sewaktu belum online, saya mengeluarkan SK untuk pelayanan mandiri, jadi Masyarakat itu ngurusnya di loket jangan melalui calo, jangan melalui perantara, atau apapun namanyalah," ujar dia.

"Intinya menghindari longgakan biaya yang lebih, yang seharusnya pungutan kita hanya berdasarkan PP 128/2015, semua pelayanan ada biayanya, ada tarip persyaratannya," terangnya.

Muhammad Reza menyampaikan, untuk memudahkan nanti silahkan di donwload Aplikasi dari Play Store bernama "Sentuh Tanahku" Kementerian ATR/BPN melalui Handphone 

"Seluruh layanan Pertanahan ada di situ, persyaratan, biaya maupun waktu penyelesaian, sebab Kantor Pertanahan bertujuan menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)," pungkasnya.

Editor:
Rubrik:Daerah