Festival Pariwisata API 2021, Festival Pulau Banyak Pimpin Klasemen Sementara

Festival Pariwisata API 2021, Festival Pulau Banyak Pimpin Klasemen Sementara

SINGKIL, ACEHPORTAL.com - Provinsi Aceh kembali bertengger di klasemen perolehan suara sementara kandidat juara umum pada Anugerah Pesona Indonesia (API) Award tahun 2021.

Berdasarkan data perolehan suara dalam ajang API tahun 2021 itu untuk priode sampai dengan 31 Agustus 2021, terdapat lima provinsi dengan perolehan poin tertinggi yaitu diantaranya Aceh (21 poin), Sumatera Selatan (16 poin), Maluku (10 poin), Sumatera Barat (9 poin) dan Riau (6 poin).

Sementara, dengan adanya poin Aceh yang teratas diantaranya terdapat dua katagori dari Aceh Singkil yaitu Cindera Mata bernama Kasab Sulam Emas dari Kecamatan Kuala Baru, kemudian Festival Pariwisata yaitu dari Festival Kecamatan Pulau Banyak. 

Diketahui, Aceh Singkil baru mengikuti API ini pada tahun 2021, sementara pada tahun 2020 tak diikuti mengingat waktunya saat itu sangat sempit untuk bisa mengikuti Award itu. 

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Aceh Singkil, Edi Hartono mengatakan, pihaknya baru bisa mengikuti pada tahun 2021 ini.

"Alhamdulillah dari empat belas yang kita daftarkan untuk ikut nominasi, setelah diverifikasi oleh tim yang berkepoten terkait API ini. Kita dari empat belas itu tinggal dua katagori lagi yang diberi kesempatan untuk ikut, yaitu katagori Cindera Mata, kita mengangkat kasab sulam emas yang dari Kecamatan Kuala Baru, satu lagi katagori Festival Pariwisata yang kita ajukan yaitu Festival Pulau Banyak," sebutnya Jumat (3/9/2021)

Edi Hartono menyampaikan, API tersebut sudah dimulai atau dilaunching dengan cara Vote pada bulan Juli tahun 2021 lalu dan saat ini sudah masuk di bulan kedua serta akan berakhir dalam bentuk Vote pada tanggal 31 Oktober 2021.

"Serta nanti di bulan November akan diumumkan siapa-siapa yang memiliki ranting yang tertinggi berdasarkan Vote, serta akan diberikan semacam anugrah oleh pihak Kementerian," ucapnya.

Dia juga menyampaikan, untuk dua bulan Vote pertama pada Juli dan Agustus ajang ini diikuti oleh seluruh Indonesia tersebut, untuk katagori Festival yaitu Festival Pulau Banyak masih menduduki ranking pertama.

"Sementara untuk katagori cendra mata, pada bulan Juli kita ada di perenking dua. Namun, pada Vote di bulan Agustus yang diterima pada tanggal 1 September 2021 bahwa hasil Vote katagori Cindera Mata melorot diurutan ke empat," ujarnya.

Edi Hartono menyampaikan dengan adanya hasil Vote untuk kategori Cindera Mata pihaknya sudah duduk dengan tim.

"Mencoba ini untuk lebih di fokuskan lagi untuk kedua-duanya, artinya kedua-duanya kita perlu, mungkin agak exstra sedikit mengejar untuk katagori Cindera Mata kasat sulam yang berada diposisi ke empat saat ini," bebernya.

Disinggung dengan posisi Aceh saat ini poin teratas, Edi Hartono menyampaikan ini suatu penghormatan serta suatu anugerah yang besar jadi harus dipertahankan.

"Artinya kita mencoba mempertahankan Aceh ini, salah satunya mengangkat dari segi bidang kepariwisataan, sebab ini menjadi suatu kebanggaan bagi kita. Nah, yang disampaikan dimedia bahwa API 2021 yang diikuti peserta nominasi seluruh Indonesia, kebetulan Aceh Ini ada beberapa kabupaten kota kalau saya tidak salah ada dua belas kabupaten kota yang mengikuti nya termasuk Singkil," terangnya.

"Secara akumulasi prenstase antar kabupaten yang ikut posisi nominasi oleh dua belas kabupaten kota yang ada di Aceh ini greadnya diatas semua. Jadi secara akumulasi, prenstase untuk saat ini Provinsi Aceh dalam posisi pertama, dibandingkan dengan yang lain, dan terkait hal itu bahwa Pak Kadisbudpar Aceh berpesan agar tetap di pertahankan dan ditingkatkan," terangnya lagi.

Ia melanjutkan, upaya yang akan dilakukan untuk meningkatkan bahwa pihaknya dari awal sudah membentuk Tim API.

"Ini juga kita melibatkan dari dinas-dinas dan dari adik-adik gempi, mereka terus berjalan untuk mensosialisasikan tentang dua katagori ini, apalagi sekarang sudah dipermudah, sebab sudah ada tiga aplikasi yang bisa diikuti dan sekarang juga sudah ada sistim barkot, jadi tidak lagi sulit untuk Vote yang harus membuka Yuo Tube, membuka Instagram, ataupun membuka sms," ujarnya.

Dia juga menyampaikan, cara seperti itu telah mereka laksanakan selama dua bulan ini.

"Dan Tim juga sudah membagi Wilayah kerja, baik itu ke Pulau Banyak, Kuala Baru dan Kecamatan lainnya bahkan sampai ke kecamatan Danau Paris untuk mensosialisasikan bagaimana cara Vote serta membagikan brosudurnya," tuturnya.

"Jadi kita berharap dengan adanya program Nasional Indonesia ini, serta adanya aplikasi barkot tentu akan lebih mempermudah, dan tujuan kita mencoba mengangkat potensi-potensi wisata yang ada di Aceh Singkil serta mencoba perkenalkan ke masyarakat Aceh Singkil khususnya untuk masyarakat luar Aceh agar dapat mengetahui potensi-potensi wisata yang menarik yang masih alami di Singkil," ujarnya.

"Dan kita berharap dari Sektor Pariwisata ini bisa mengangkat harkat dan martabat serta memperbesar peluang penggalian PAD, serta mudah-mudahan di ajang ini bisa berbuah manis dengan kerjasama semua pihak," pungkasnya.

Berikut data perolehan suara (vote) nominasi pariwisata Aceh per kategori API 2021 dari seluruh channel vote (SMS, Youtube dan Instagram) mulai dari 1 Juli hingga 31 Agustus 2021:

1. Minuman tradisional: Kopi Khop – Kabupaten Aceh Barat, enam persen

2. Promosi Pariwisata Digital: IG@Explore_Gayo – Kabupaten Aceh Tengah, tiga puluh sembilan persen

3. Brand Pariwisata: Charming Banda Aceh – Kota Banda Aceh, enam puluh persen

4. Destinasi Belanja: Paya Ilang – Kabupaten Aceh Tengah, dua belas persen

5. Cindera Mata: Kasab Sulam Emas – Kabupaten Aceh Singkil, dua belas persen

6. Ekowisata: Ujung Tamiang – Kabupaten Aceh Tamiang, tiga belas persen

7. Dataran Tinggi: Sigantang Sira – Kabupaten Aceh Selatan, lima puluh persen

8. Festival Pariwisata: Festival Pulau Banyak – Kabupaten Aceh Singkil, tiga puluh lima persen

9. Destinasi Kreatif: Anjungan Tapak Tuan Tapa – Kabupaten Aceh Selatan, dua puluh tujuh persen.

10. Destinasi Unik: Kopi Seladang – Kabupaten Bener Meriah, empat persen

11. Destinasi Baru: Air Terjun Silelangit – Kota Subulussalam, sembilan persen

12. Surga Tersembunyi: Gua Sarang – Kota Sabang, sebelas persen