Breaking News

Kasus Korupsi PT ASABRI, Pembelian Gas Bumi PDPDE Sumsel dan Batubara Sarolangun

Enam Saksi Diperiksa Terkait Kasus Korupsi PT ASABRI, Pembelian Gas Bumi PDPDE Sumsel dan Batubara Sarolangun

Enam Saksi Diperiksa Terkait Kasus Korupsi PT ASABRI, Pembelian Gas Bumi PDPDE Sumsel dan Batubara Sarolangun
Gedung Kejaksaan Agung RI. (Ist/Idntimes)

JAKARTA, ACEHPORTAL.com - Tim Jaksa Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa enam orang saksi terkait kasus korupsi PT ASABRI, Pembelian Gas Bumi PDPDE Sumsel serta kasus korupsi Batubara Sarolangun, Rabu (16/6/2021).

Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengungkapkan, empat saksi diantaranya diperiksa terkait kasus korupsi PT ASABRI.

Mereka adalah JWH selaku Direktur Utama PT SMR Utama, Tbk yang diperiksa terkait kepemilikan saham SMRU, RA selaku Komisaris PT Pool Advista Aset Manajemen yang diperiksa terkait Manajer Investasi (MI)-nya PT Pool Advista Aset Manajemen serta REZ bin RZ selaku Direktur PT Maybank Aset Management yang diperiksa terkait Manajer Investasi (MI)-nya PT Maybank Aset Management dan GB selaku Direktur PT SMR Utama, Tbk yang diperiksa terkait kepemilikan saham SMRU.

"Sementara dua saksi lainnya diperiksa terkait kasus korupsi pembelian gas bumi oleh PDPDE Sumsel dan Batubara Sarolangun, mereka yakni NM selaku Kepala Badan Pendapatan Daerah Sumatera Selatan yang diperiksa terkait pendapatan asli daerah (PAD) Sumatera Selatan serta LW selaku Legal PT Timah, Tbk/Mantan Legal PT. Antam, Tbk yang diperiksa terkait mekanisme/Standard Operating Procedure (SOP) akuisisi PT Citra Tobindo Sukses Perkasa (CTSP) oleh PT Indonesia Coal Resources (ICR)," jelasnya.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan guna menemukan fakta hukum tentang perkara yang dimaksud. 

"Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19," tambah Kapuspenkum. (*)