Breaking News

Duel Berujung Maut, Seorang Lansia Meninggal Dunia di Aceh Singkil

Duel Berujung Maut, Seorang Lansia Meninggal Dunia di Aceh Singkil
Ilustrasi

SINGKIL, ACEHPORTAL.com - Seorang pria lanjut usia (lansia) meninggal dunia setelah terlibat adu jotos melawan seorang pemuda di Gampong Teluk Nibung Kepulauan Banyak Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, Kamis (6/5/2021) malam.

Korban yang meninggal adalah Julman (56) dan lawannya adalah Warto (34) yang tak lain adalah tetangga korban sendiri. Perkelahian berlangsung dengan tangan kosong.

Hal itu disampaikan Kapolres Aceh Singkil, AKBP Mike Hardy Wirapraja melalui Kasat Reskrim, Iptu Noca Tryananto. Ia mengungkapkan, lokasi kejadian itu berada di depan rumah korban. 

"Kejadian berawal dari perkelahian anak tersangka berinisial SJ (7) tahun dengan cucu korban IM. Kemudian sekira pada pukul 20.00 WIB, tersangka mendatangi rumah korban dengan marah-marah dan berkata kata kasar. Korban yang tidak tahu permasalahan itu ikut terpancing emosi sehingga terjadi adu mulut, kemudian tersangka menawar korban turun kedepan rumah untuk berkelahi," ujar Noca, Jumat (7/5/2021).

Lalu, lanjut Kasat korban turun kedepan rumah dan terjadilah perkelahian selama lebih kurang 20 menit.

"Korban tergelatak di tempat tidak berdaya, tidak lama kemudian masyarakat baru datang melerai dan korban di bawa ke rumah. Setelah sampai di rumah diketahui korban meninggal dunia, saat ini tersangka sudah diamankan di kantor Polsek Pulau Banyak," jelasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi via telepon Kepala Gampong Teluk Nibung, Miswadi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Tersangka dengan korban mereka tetangga sebelahan," ungkap Miswadi kepada ACEHPORTAL.com.

Saat disinggung apakah ada kaitan soal hubungan keluarga Miswadi mengatakan, pelaku dan korban hanya tetangga yang bersebelahan.

"Pelaku berasal dari Medan menikah di Teluk Nibung, sementara korban asal Pulau Baguk yang menikah dengan warga Teluk Nibung juga dan sama penduduk desa yang sama sekarang dan tidak ada hubungan apa-apa atau famili," pungkas Miswadi.