Breaking News

Dua Pemuda Cipare-pare Subulussalam Meninggal Dunia Tersetrum Listrik

Dua Pemuda Cipare-pare Subulussalam Meninggal Dunia Tersetrum Listrik
Kedua korban meninggal dunia tersengat arus listrik. (Ist)

SUBULUSSALAM, ACEHPORTAL.com - Dua pemuda asal Desa Cipare-pare, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam dilaporkan meninggal dunia karena tersetrum listrik, Minggu (17/7/2021) sore.

Peristiwa nahas yang menimpa dua warga tersebut terjadi saat keduanya memanen buah kelapa sawit. Keduanya pun tersetrum arus listrik dari kabel STR milik PLN.

Saat panen, korban menggunakan alat mata pisau egrek bergagang pipa yang terbuat dari aluminium. Saat itulah alat yang digunakan jatuh menempel kabel bertegangan tinggi.

Kapolres Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono saat dikonfirmasi mengungkapkan, kedua korban yang meninggal dunia yakni ST (22) dan SP (33).

"Saat memotong tandan buah sawit, buah sawit yang telah dipotong korban melengket di ujung mata pisau egrek, sehingga membuat alat panen buah sawit korban rebah ke arah jalan dan mengenai kabel STR bertegangan tinggi milik PLN, seketika korban ST yang masih memegang gagang egrek itu tersengat arus listrik," jelasnya.

"Adik sepupu korban yakni SP yang melihat kejadian itu mencoba membantu korban dengan melepaskan pipa yang dipegang korban ST, sehingga korban SP juga ikut tersengat arus listrik dan terbakar," tuturnya.

Kedua korban, lanjut Kapolres, mengalami sengatan listrik lebih kurang selama lima menit dan baru dapat terlepas usai dipadamkannya arus listrik dari gardu mesin induk PLN. 

Kedua korban diketahui meninggal dunia dalam keadaan terbakar akibat sengatan listrik tersebut.

Kapolres itu mengimbau dengan adanya peristiwa ini agar warga lebih berhati-hati apabila melakukan kegiatan seperti memanen sawit dengan melengkapi peralatan keamanan.

"Terutama untuk pohon sawit yang sudah tinggi dan berdekatan dengan kabel listrik. Kemudian biasakan memanen sawit tidak sendirian, sehinga apabila nanti terjadi sesuatu ada orang yang bisa menolong, karena kejadian ini sudah kedua kalinya dalam tahun 2021 ini," pungkas Kapolres.

Editor:
Rubrik:Peristiwa