Dua Nelayan yang Hilang di Perairan Aceh Timur Belum Ditemukan

Dua Nelayan yang Hilang di Perairan Aceh Timur Belum Ditemukan(Dok. Basarnas)
Tim SAR gabungan saat hendak melakukan pencarian terhadap kedua korban. Foto diambil beberapa hari lalu.

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Dua nelayan yang hilang di perairan Aceh Timur kemarin usai kapal yang ditumpangi ditabrak kapal tanker tanpa nama hingga kini belum ditemukan.

Hal ini diungkapkan Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftach Tjut Adek. Dikatakan, kedua korban yakni Zulfakri dan Mirza Rullah belum ditemukan dan sejumlah pihak masih melakukan pencarian hingga saat ini.

"Belum ditemukan sampai sekarang, pencariannya masih berlangsung. Upaya pencarian masih terus dilakukan, walaupun secara hukum adat nelayan berkewajiban mencarinya sampai tiga hari," ungkapnya, Kamis (14/10/2021).

Terpisah, Kakansar Banda Aceh, Budiono yang dikonfirmasi melalui telepon seluler mengungkapkan hal yang sama. Dikatakan, tim SAR gabungan sejak empat hari kemarin mencari keberadaan korban namun belum membuahkan hasil.

"Pencarian hingga sore ini belum membuahkan hasil, operasi pencarian (tim SAR gabungan) dihentikan, namun pemantauan tetap terus kita lakukan," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga memberikan imbauan serta pemberitahuan kepada nelayan sekitar agar nantinya bila menemukan korban segera dapat berkoordinasi dengan Basarnas atau pihak lainnya.

"Kita sudah mapel ke nelayan-nelayan disana yang melintas agar nanti bila menemukan korban dapat diberitahukan," kata Budiono.

Seperti diberitakan sebelumya, sebuah kapal nelayan bernama KM Sinar Pagi 02 ditabrak oleh kapal tanker tanpa nama di perairan Idi Rayeuk, Minggu (10/10/2021) dinihari kemarin.

Akibatnya, kapal nelayan tersebut terbelah dua dan karam serta empat orang awak kapal terombang-ambing di lautan. Dimana, dua nelayan selamat dan dua lainnya masih hilang. 

Rubrik:Peristiwa