DJP Aceh: Hingga September 2021 Realisasi Perpajakan Terkumpul Sebesar Rp 2,604 Triliun

DJP Aceh: Hingga September 2021 Realisasi Perpajakan Terkumpul Sebesar Rp 2,604 Triliun(Dok. Kanwil Bea Cukai Aceh)
Konferensi pers di Gedung Keuangan Negara Aceh, Banda Aceh, Jumat (29/10/2021).

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Direktorat Jenderal Pajak telah menetapkan target penerimaan pajak untuk wilayah Aceh didominasi penerimaan PPh, PPN, PBB Sektor P3 dan Bea Meterai yang ditargetkan sebesar Rp 4,852 triliun.

Kanwil DJP Aceh mencatat, sampai bulan September 2021 realisasi perpajakan terkumpul sebesar Rp 2,604 triliun atau 53,66% dari target penerimaan.

Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Aceh, Gunawan Agung menjelaskan, sektor administrasi pemerintahan merupakan penyokong utama penerimaan pajak yaitu sebesar 24,31%.

Sedangkan untuk sektor lainnya yaitu perdagangan besar dan eceran sebesar 17,57%, kontruksi besar 16,02%, jasa keuangan dan asuransi sebesar 10,63%.

"Kemudian sektor industri pengolahan 9,63%, pertambangan sebesar 5,45% serta yang terakhir yakni sektor pertanian, perhutanan dan perikanan sebesar 4,41%," ujarnya.

Jika dilihat dari kontribusi per sektor di luar sektor administrasi pemerintahan, kata Gunawan, perekonomian Aceh digerakkan oleh sektor perdagangan dan kontruksi.

"Kecilnya kontribusi dari sektor industri dikarenakan jumlah industri di Aceh masih sangat sedikit," katanya.

Rubrik:Ekonomi