Dit Lantas Polda Aceh Siaga Antisipasi Laka Lantas Meningkat Saat Liburan Awal Bulan

Dit Lantas Polda Aceh Siaga Antisipasi Laka Lantas Meningkat Saat Liburan Awal Bulan(Dok. Dit Lantas Polda Aceh)
Personel Dit Lantas Polda Aceh saat memantau arus lalu lintas, Minggu (7/11/2021).

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Hasil pemantauan Dir Lantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani pada Jumat (5/11/2021) kemarin, arus lalu lintas yang meninggalkan Aceh menuju Medan cukup tinggi.

Kendaraan berupa bus, mobil pribadi dan motor banyak keluar kota untuk liburan. Kebiasaan masyarakat di awal bulan, mengajak keluarga untuk berbelanja dan rekreasi atau mengunjungi sanak famili yang berada di luar kota.

Menurut Dir Lantas, siang ini hingga malam hari nanti arus balik dari Medan menuju ke Aceh dan sebaliknya akan mengalami peningkatan.

"Tentu, gangguan keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) akan meningkat seperti kemacetan, kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas," ungkapnya, Minggu (7/11/2021).

"Apalagi sejak bulan November, Aceh mendapatkan hujan terus menerus yang akan berdampak kepada bencana alam seperi banjir dan tanah longsor," sambungnya.

Kombes Pol Dicky Sondani pun memberikan tips aman berkendara menjelang pulang dari liburan, diantaranya sebagai berikut:

1. Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dengan melakukan pengecekan ban, rem, stir, lampu, oli, radiator dan lainnya.

"Apabila ada yang rusak, segera perbaiki dulu sebelum melakukan perjalanan," kata Dir Lantas.

2. Jangan membawa barang berlebihan dalam kendaraan, karena akan berdampak kepada kemampuan kendaraan di jalan. Terutama, sepeda motor jangan lebih dari dua orang, karena sangat berbahaya apabila jalan keluar kota.

"Kebiasaan masyarakat khususnya untuk motor dinaiki satu keluarga, lebih baik gunakan angkutan umum supaya aman di jalan," ungkapnya.

3. Jangan lebih dari empat jam saat membawa kendaraan bermotor, karena konsentrasi akan berkurang yang akhirnya pengemudi kelelahan dan mengantuk, lebih baik istirahat di rest area atau tempat-tempat yang lain.

"Tentu penerapan empat jam wajib istirahat ini akan berbeda bagi sopir angkutan umum. Kalau supir angkutan umum karena sudah pekerjaannya sehari hari, mereka bisa bawa kendaraan lebih dari enam jam dalam kondisi stabil," jelasnya.

4. Perhatikan kondisi jalan dan cuaca saat musim hujan. Kalau ada jalan yang digenangi air agar mengurangi kecepatan kendaraan. Karena, kita tidak tahu berapa dalam lubang dan tinggi air tersebut.

"Bagi sepeda motor kalau hujan, lebih baik istirahat dulu, karena pandangan pengemudi sepeda motor akan buram ditimpa air hujan," ucapnya.

5. Tidak memaksakan untuk mendahului kendaraan di depan, apabila situasi tidak aman. Karena, banyak sekali laka lantas yang terjadi terjadi saat menyalip kendaraan di depan.

"Lebih baik terlambat pulang ke rumah, daripada cepat masuk ke rumah sakit," cetus Dir Lantas.

Selain itu, mengantisipasi arus balik liburan akhir pekan, Dir Lantas Polda Aceh juga sudah memerintahkan jajarannya agar siaga di lokasi-lokasi rawan kecelakaan dan tempat keramaian sejak pagi tadi hingga Senin dini hari.

Editor:
Rubrik:Umum