Camat Dilantik Sebagai PPATS, Pengurusan Sertifikat Tanah di Singkil Diharapkan Semakin Mudah

Camat Dilantik Sebagai PPATS, Pengurusan Sertifikat Tanah di Singkil Diharapkan Semakin Mudah
Kakan Pertanahan Aceh Singkil, Lantik empat PPATS (Zulkarnain/ACEHPORTAL.com)

SINGKIL, ACEHPORTAL.com - Kepala Kantor (Kakan) Pertanahan Aceh Singkil melantik Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) berlangsung di Kantor Pertanahan (Kantah) Aceh Singkil, Rabu (29/9/2021).

Pelantikan dilaksanakan terhadap empat orang PPATS itu masing-masing Camat Pulau Banyak Barat, yakni Mawardi. Camat Singkil Utara, Asnaldi. Camat Gunung Meriah, Abdul Hanan. Camat Singkohor, Riky Yodiska.

Adapun tujuan pelantikan PPATS tersebut adalah sebagai upaya pelayanan terhadap masyarakat untuk mempermudah akses administrasi dalam melengkapi persyaratan dalam pembuatan legalitas tanah.

Kakan Pertanahan Aceh Singkil, Muhammad Reza mengatakan hari ini Alhamdulillah telah dilaksanakan acara pelantikan Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara atau PPATS.

"Untuk empat Kecamatan sesuai dengan Surat Keputusan atau SK Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional yang hari ini langsung segera kami tindaklanjuti untuk melantik para PPATS supaya bisa melakukan fungsi pejabat itu dalam pembuatan Akta-akta," kata Reza.

Jadi, Lanjut Reza, selama belum dilantik Camat selaku PPATS maka belum punya wewenang dan belum belum bisa membuat akta-akta.

"Karena Aceh Singkil ini Pejabat Pembuat Akta Tanah atau PPAT notarisnya hanya tiga orang, jadi di benarkan untuk Camat-camat bisa mengusulkan menjadi PPATS, Camat itu bisa diusulkan menjadi PPATS ada sementaranya, karena keterbatasan jumlah PPAT kita, jadi notaris nya disini terbatas tidak seperti di daerah lain notaris sudah banyak, sehingga disini Camat itu dibenarkan menjadi PPATS," terang Reza.

Muhammad Reza pun menyampaikan, setelah dilantik mereka tentunya ada kewajiban-kewajiban yang harus mereka penuhi yaitu untuk aktifnya akun Mitra.

"Setelah mereka punya akun Mitra, mereka bisa membuat Akta-akta dan nantinya mereka juga mempunyai kewajiban-kewajiban untuk melaporkan akta-akta yang telah mereka keluarkan, dalam tiga bulan, mereka wajib memberikan laporan kepada Kantor Pertanahan," kata dia.

"Jadi saya tegaskan lagi bahwa pungsi kita disini asah, asih, asuh. Jadi kami hanya sebagai Pembina PPATS dan Pembina PPAT dalam hal pembuatan akta-akta, dan saya menyebutnya tidak ada atasan dan bawahan, kita hanya fungsi PPAT saja yang kita bina. Mereka nanti melaporkan kegiatan-kegiatan mengeluarkan akta, tentunya berkoordinasi dan minta telaah dari kami selaku Pembina PPAT di Kabupaten saya rasa itu," kata Reza lagi.

Muhammad Reza juga berharap, dengan bertambahnya jumlah PPATS tentunya pelayanan kepada masyarakat bisa lebih ditingkatkan.

"Selama ini mungkin di Kecamatan tersebut belum ada PPATS, jadi hanya notaris yaitu PPAT saja. Jadi, mungkin Kecamatan yang berjauhan dengan lokasi Kontor notaris  PPAT agak kewalahan dalam hal membuat akta-akta, tapi dengan adanya PPATS di Kecamatan, tertutama masyarakat di empat Kecamatan ini akan bisa lebih mudah dalam membuat akta-akta, tentunya untuk muara pada pembuat sertifikat di Kantor Pertanahan," harap Reza.

Disinggung dari sebelas Kecamatan di Aceh Singkil hari ini hanya empat Kecamatan dilantik, Muhammad Reza mengatakan kebetulan empat Kecamatan yang baru dilantik yang ada SK. "Camat-camat baru dilantik bupati juga bisa mengusulkan untuk menjadi PPATS," ungkap Reza

"Camat-camat yang lain juga tentunya sudah menjadi PPATS, dan jika terjadi perpindahan lokasi kerja, Camat yang tertentu (PPATS) pindah ke Kecamatan lain tentunya bisa mengusulkan lagi untuk menjadi PPATS dan kita lantik serta kita SK-an, baru melaksanakan fungsi PPATS-nya di Kecamatan tersebut, jadi hari ini untuk empat Kecamatan, sementara kecamatan lainnya sudah pelantikan-pelantikan sebelumnya," tutur Reza.

Dikonfirmasi salah satu peserta yaitu Camat Kecamatan Pulau Banyak Barat yakni Mawardi mengatakan, Alhamdulillah dengan dilantiknya sebagai PPATS untuk Kecamatan Pulau Banyak Barat terutama bagi masyarakat yang ingin mengurus alas hak tanahnya untuk di registrasi sudah bisa melalui Kecamatan.

"Kami rasa itu yang bisa kami sampaikan, intinya kalau ingin mengurus Akta bisa langsung datang ke Kantor Camat setempat, semoga ini membuat kemudahan bagi masyarakat," pungkasnya.

Editor:
Rubrik:Daerah