Breaking News

Bertambah 1 Orang Polda Aceh Tahan Terduga Pelaku Korupsi PT KAI Sub Aceh

Bertambah 1 Orang Polda Aceh Tahan Terduga Pelaku Korupsi PT KAI Sub Aceh
Jaksa perlihatkan uang hasil dugaan korupsi di PT KAI wilayah Aceh Timur

Banda Aceh, Acehportal.com - Kepolisian Daerah Aceh melalui Unit 1 Subdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda melakukan penahanan terhadap AD, yang diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan pada pensertifikatan aset tanah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) Sub Divre 1.I Aceh di Kabupaten Aceh Timur.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M. Phil melalui Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Margiyanta, S. H., M. H didampingi Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M. Si, dalam siaran persnya, Selasa (16/2) di Mapolda Aceh.

Lebih lanjut disampaikan Margiyanta, tersangka AD ditahan karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan pada pensertifikatan aset tanah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) Sub Divre 1.I Aceh.

"Sekarang ini AD sudah ditahan di rumah tahanan Mapolda Aceh untuk menjalani pemeriksaan," ucapnya.

Adapun modus yang digunakan tersangka adalah dengan cara meMark Up harga pembuatan sertifikat aset PT KAI di wilayah Aceh Timur pada Tahun 2019 dengan total anggaran sebesar 8,2 milyar.

"Dari hasil audit yang dilakukan oleh BPKP Aceh diketahui bahwa, akibat ulah tersangka negara mengalami kerugian sebesar 6,5 Milyar rupiah," ucapnya lagi.

"Kepada tersangka diterapkan pasal 2 ayat 1, pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 , sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor  jo 55 ayat 1  ke 1 KUHP jo 64 ke 1 KUHP," tutupnya.

4 Tersangka Lainnya Sudah Serahkan ke Jaksa

Sebelumnya,  Jaksa Terima Pelimpahan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Korupsi Pensertifikatan Tanah Aset PT. KAI

Jaksa pada Kejaksaan Negeri Aceh Timur menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap II) dalam perkara dugaan Korupsi yang dilakukan oleh Oknum PT. Kereta Api Indonesia (Persero).

Adapun tersangka yang diterima dalam pelimpahan tahap II ini sebanyak 4 orang yaitu IO, MAP, RI, dan S. Selain tersangka, Jaksa juga menerima barang bukti sebanyak 873 Barang Bukti yang meliputi uang sebanyak Rp. 2.022.217.000,-

Untuk saat ini para tersangka telah ditahan di Lapas kelas IIB Idi.

Sebelumnya, Dit Reskrimsus Polda Aceh dikabarkan telah menyerahkan sejumlah berkas perkara tersangka kasus dugaan korupsi PT Kereta Api Indonesia (KAI) Wilayah Aceh Timur ke Kejati Aceh, Rabu (30/9/2020).

Informasi yang dihimpun, penyidik telah menyerahkan berkas perkara milik tersangka RI yang kemarin ditahan di Mapolda Aceh. Hari ini, penyidik juga menyerahkan berkas perkara milik tersangka lainnya.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kasi Penkum dan Humas Kejati Aceh, Munawal Hadi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp. Ia mengatakan, saat ini jaksa peneliti sedang melakukan penanganan lebih lanjut.

"Waalaikumsalam. Benar bang, untuk perkara Tipikor PT KAI penyidik Polda sudah mengirimkan 2 SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) atas nama Roby Irmawan dan Yoga. Keduanya masih dalam tahap 1 yaitu penyidik sudah menyerahkan hasil penyidikan (berkas perkara) ke jaksa peneliti dan saat ini sedang diteliti," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dit Reskrimsus Polda Aceh mengungkap kasus dugaan korupsi atas pengurusan sertifikat aset pada PT KAI Wilayah Aceh Timur.

Dalam kasus itu, polisi menetapkan RI selalu manager di PT KAI sebagai tersangka beserta tiga orang lainnya. Ini diketahui saat Dit Reskrimsus Polda Aceh menggelar konferensi pers beberapa waktu lalu.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sejumlah dokumen penting serta uang tunai senilai Rp 1,8 miliar lebih.

Rubrik:Hukum