Longsor di Jalan Lintas Blangkejeren-Kutacane Putuskan Jalur Lalu Lintas 24 Jam

Longsor di Jalan Lintas Blangkejeren-Kutacane Putuskan Jalur Lalu Lintas 24 Jam
Longsor di Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues. (Ist)

BLANGKEJEREN, ACEHPORTAL.com - Intensitas Hujan yang tinggi pada Jumat malam dari pukul 21.00 WIB sampai 23.00 WIB mengakibatkan terjadinya tanah longsor sehingga jalan lintas Blangkejeren-Kutacane tepatnya di kawasan Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues. Akibatnya, jalan lintas tersebut putus sekitar lebih kurang 24 Jam, Sabtu (9/55/2021). 

Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie Syahputra Bustamam mengatakan, bencana tanah longsor tersebut terjadi pada jalan Lintas Blangkejeren menuju Kutacane Aceh Tenggara di tiga titik lokasi yaitu di Gampong Meloak Aih Ilang, Gampong Singah Mulo dan Gampong Pungke Jaya, Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues. 

"Tanah longsor berupa air beserta lumpur bebatuan dan batang kayu menutupi jalan lintas di setiap titik longsor sepanjang lebih kurang 80 meter dan tinggi dua meter serta adanya pohon tumbang di tengah jalan mengakibatkan arus lalu lintas Blangkejeren menuju jalan Kutacane Aceh Tenggara terhambat atau tidak bisa dilalui kendaraan," ungkapnya Minggu (9/5/2021).

Tidak ada korban dalam peristiwa ini dan saat ini penanganan berupa pembersihan material longsor masih berjalan yang dilaksanakan oleh tiga Unit alat berat jenis ekskavator (beko) dan buldoser milik PT Pelita Nusa Perkasa dan PT Pro Jabal.

"Longsor diakibatkan curah hujan yang cukup deras dan berkepanjangan yang mana kondisi tanah tebing perbukitan di Kecamatan Putri Betung ini yang sudah labil sehingga sewaktu-waktu dapat kembali mengakibatkan terjadinya tanah longsor," katanya.

Di daerah terjadinya longsor di Kecamatan Putri Betung ini, lanjut Kapolres, sudah sering terjadi longsor apabila sudah musim penghujan. Hal ini apabila lambat dalam penanganannya dapat mengakibatkan terhambat dan merosotnya roda perekonomian di Gayo Lues dikarenakan ini jalur lintas satu satunya dalam pemasukan barang sembako dari Sumatera Utara Medan. 

Polres Gayo Lues juga telah berkoordinasi dengan pihak PT Pelita Nusa Perkasa dan Pihak PT Projabal untuk segera membersihkan material longsor dengan menggunakan alat berat dan juga telah dilaksanakan pengamanan pengaturan lalu lintas di lokasi dengan dibantu Babinsa setempat.

"Hal ini dilakukan untuk mengatur kendaraan yang akan melintas serta mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar berhati-hati dan tetap waspada dalam berlalu lintas guna untuk menghindari terjadinya kecelakaan," tambah Kapolres.

Kapolres juga mengatakan, dengan telah terjadinya longsor tersebut perlu kiranya membentuk tim terpadu TNI-Polri serta dinas atau istansi Pemkab Gayo Lues dan dapat menempatkan alat berat di setiap tempat titik longsor guna untuk cepat dalam penanganan bencana alam di Gayo Lues.