Bea Cukai Aceh Gali Potensi Ekspor Bawang Merah

Bea Cukai Aceh Gali Potensi Ekspor Bawang Merah(Dok. Humas Kanwil Bea Cukai Aceh)
Kakanwil Bea Cukai Aceh, Safuadi bersama jajarannya didampingi perwakilan kelompok tani saat kunjungan kawasan pengembangan bawang merah di Pidie dan Pidie Kaya pada 13 Oktober 2021 lalu.

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Sebagai upaya penggalian potensi di Aceh dalam meningkatkan perekonomian daerah guna mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Bea Cukai Aceh mengunjungi lokasi kawasan pengembangan bawang merah di Pidie dan Pidie Jaya pada 13 Oktober 2021 lalu.

Kunjungan ini dilakukan langsung Kakanwil Bea Cukai Aceh, Safuadi bersama jajarannya (Tim Makmoe) serta hadir kelompok tanjung bawang merah di Desa Suik, Kecamatan Indrajaya, Pidie.

Kabid Humas Kanwil Bea Cukai Aceh, Isnu Irwantoro mengatakan, kunjungan ini dilakukan untuk memberikan asistensi dan bimbingan kepada kelompok tani bawang merah agar dapat mendorong terwujudnya ekspor.

Dijelaskan, luas lahan bawang merah yang ditanam kelompok tani tersebut sekitar dua hingga enam hektar per kelompok dengan total lahan tanaman bawang merah sekitar 100 hektar yang tersebar di beberapa tempat yakni sekitar lima hingga enam lokasi berada di Pidie serta sekitar empat hingga enam lokasi di Pidie Jaya.

"Bawang merah ini dapat dipanen setiap dua minggu sekali dalam satu hingga dua hektar dengan menghasilkan enam ton bawang merah setiap hektar," ungkap Isnu, Rabu (27/10/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil Safuadi juga sempat menyampaikan bahwa pada dasarya ekspor dapat dilakukan siapa saja, asal memenuhi persyaratan ekspor dan memiliki kualitas internasional.

Rubrik:Ekonomi