Apotek Xaquil Lestari Dibuka Untuk Mudahkan Masyarakat Dapat Obat BPJS

Apotek Xaquil Lestari Dibuka Untuk Mudahkan Masyarakat Dapat Obat BPJS(Zulkarnain/ACEHPORTAL.com)
Direktur Apotek Xaquil Lestari, Furqan Hidayat.

SINGKIL, ACEHPORTAL.com - Saat ini warga Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Kuala Baru, Pulau Banyak dan Pulau Banyak Barat di Aceh Singkil tak perlu lagi jauh-jauh ke Kecamatan Gunung Meriah untuk mendapatkan obat-obatan yang ditanggung oleh BPJS. 

Pasalnya, di ibukota Aceh Singkil tepatnya di Gampong Pasar Kecamatan Singkil, sekitar 50 meter dari UPTD Puskesmas Singkil yang kerap disebut "Ruko" kini telah dibuka Apotek bernama Xaquil Lestari yang bekerjasama dengan BPJS. Selain obat, alat kesehatan yang ditanggung BPJS juga tersedia di apotek tersebut.

Tujuan dibukanya apotek di Ruko ini agar membantu dan memudahkan masyarakat untuk mendapat obat yang telah ditanggung oleh BPJS.

Sementara, pengguna obat yang ditanggung BPJS tersebut selama ini sangat menempuh perjalanan yang begitu jauh sehinga menyewa transpotasi berupa becak pun terpaksa menyediakan biaya becak sebesar Rp 100 ribu.

Hal tersebut dirasakan warga Gampong Teluk Rumbia dan Rantau Gedang, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil.

Warga Gampong Teluk Rumbia dan Rantau Gedang menempuh perjalanan ke apotek di Ruko itu saja terpaksa melaui sejauh tujuh kilo meter, konon lagi ke Kecamatan Gunung Meriah.

Namun untuk diketahui, obat yang ditanggung BPJS itu ada sembilan macam penyakit diagnosa diantaranya diabetes malitus, hipertensi, penyakit jantung, asma, PPOK, epilepsi, lupus, schzoprenia dan stroke.

Dikonfirmasi, Direktur Apotek Xaquil Lestari yakni Furqan Hidayat mengatakan, selain itu juga diketahui bahwa masyarakat Kecamatan Kuala Baru tak kalah jauh menempuh perjalanan mendapatkan obat BPJS selama ini.

"Kita tau mereka selama ini terpaksa menempuh perjalanan melaui sungai menggunakan transportasi robin, kemudian menggunakan transportasi via darat," sebutnya, Rabu (8/9/2021).

Lanjut Furqan, begitu juga dengan masyarakat Kepulauan Banyak yang menempuh perjalanan menuju Kecamatan Singkil saja diperkirakan 31 menggunakan transportasi laut.

"Berbeda dengan Kecamatan Singkil Utara, mereka posisi di tengah, mudah-mudahan dengan adanya apotek ini masyarakat bisa terbantu untuk mengurangi beban mereka serta waktu yang dibutuhkan mereka," ucapnya.

"Alhamdulillah setelah dibukanya apotek ini banyak mendapat apresasi dari masyarakat, sebab tak jauh-jauh lagi mendapatkan obat, karena sudah diberikan kemudahan," pungkasnya.

Untuk diketahui, aotek yang bekerjasama dengan BPJS tersebut telah dibuka pasca penandatanganan kerjasama sejak 1 September 2021 kemarin.

Editor:
Rubrik:Kesehatan