Breaking News

Abrasi Semakin Parah, PUPR Aceh Selatan: Kelanjutan Pembangunan Pengaman Pantai Sawang Indah Telah Diusulkan sebagai Prioritas Sejak Tahun 2020

Abrasi Semakin Parah, PUPR Aceh Selatan: Kelanjutan Pembangunan Pengaman Pantai Sawang Indah Telah Diusulkan sebagai Prioritas Sejak Tahun 2020
Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran (kemeja biru kotak-kotak) didampingi Kadis PUPR Aceh Selatan, M Yunus (batik bercorak) dan anggota DPRK serta pihak terkait saat meninjau abrasi pantai Sawang Indah Labuhan Haji beberapa waktu lalu. (Ist)

TAPAKTUAN, ACEHPORTAL.com - Pemerintah Aceh Selatan melalui Dinas PUPR Aceh Selatan pada tahun 2020 telah mengusulkan kegiatan prioritas yang akan dibiayai dengan dana DOKA, APBA dan Dana Migas.

Usulan tersebut berada di beberapa sungai dan beberapa titik prasarana pengaman pantai dalam wilayah Aceh Selatan, diantaranya termasuk usulan pengaman pantai Gampong Sawang Indah, Kecamatan Labuhan Haji Timur.

Hal ini disampaikan Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran melalui Kadis PUPR Aceh Selatan, M Yunus kepada wartawan di Tapaktuan, Minggu (11/7/2021).

"Kenapa kami usulkan lagi pantai sawang indah karena belum tuntas pada tahun 2019 maka wajib untuk di tuntaskan tahun berikutnya," ujarnya.

Yunus melanjutkan, pada tahun 2019 dinas PUPR Aceh Selatan telah menangani pengaman pantai Gampong Sawang Indah sepanjang 145 meter dari kebutuhan rencana 260 meter dengan anggaran DOKA.

Namun, belum tuntas sepanjang 120 meter maka pada tahun 2020 pihaknya mengusulkan kembali beberapa lokasi prioritas pengaman pantai dan pengaman tebing sungai.

"Namun saat musrembang kita tidak boleh menempatkan dana DOKA pada kewenangan provinsi, aturan tersebut sesuai Qanun Nomor 7 Tahun 2018 tentang Penanganan DAS Terpadu, mulai tahun 2020 kegiatan yang berada di sungai dan pantai seluruhnya menjadi kewenangan provinsi Aceh," jelasnya.

Sehingga, lanjut Yunus, kabupaten Aceh Selatan hanya boleh mengusulkan lokasi prioritas, peta situasi, foto exsisting, titik kordinat lokasi usulan, Detail Enggineering Desain (DED), Bill Of Quantity (RAB), kesiapan lahan dan akses ke lokasi kegiatan. 

"Usulan dan dokumen teknis dari kabupaten tersebut akan di verifikasi dalam desk musrembang bersama di Bappeda Aceh dan Pengairan Aceh sebagai penentuan ditindaklanjuti atau dibatalkan usulan dari kabupaten Aceh Selatan," ungkapnya. 

Setelah lulus verifikasi data teknis, barulah lokasi prioritas masuk kedalam renja tahun 2021 di Dinas Pengairan Aceh maka untuk pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi tanggung jawab Dinas Pengairan Aceh atau UPTD Wilayah V Dinas Pengairan Aceh yang berkantor di Abdya yang menentukan proses lelang dan pelaksanaannya.

"Itu tidak lagi menjadi ranah kami selaku dinas yang mengusulkan kegiatan tersebut," lanjut Kadis PUPR Aceh Selatan.

Pemerintah Aceh Selatan juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Aceh sebab pada tahun 2021 sangat banyak usulan Pemkab Aceh Selatan yang masuk prioritas provinsi.

"Kami selaku Dinas PUPR berterimakasih banyak kepada Gubernur melalui Dinas Pengairan Aceh, pada tahun 2021 kita sangat banyak usulan yang masuk prioritas provinsi, termasuk lanjutan pengaman pantai di Gampong Sawang Indah tersebut dan pengaman tebing sungai di beberapa sungai lainnya dalam wilayah Aceh Selatan," tutupnya.

Editor:
Rubrik:Daerah