Breaking News

28 Nelayan Aceh Yang Ditahan di India Sudah Tiba di Jakarta

28 Nelayan Aceh Yang Ditahan di India Sudah Tiba di Jakarta
28 Nelayan Aceh Yang Ditahan di India Sudah Tiba di Jakarta

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - sebanyak 28 orang nelayan asal Aceh yang sebelumnya ditahan di Andaman, India, kini sudah dipulangkan ke Indonesia dengan maskapai Garuda GA 8270.

Mereka diterbangkan dari Delhi ke Jakarta. Kini sudah tiba di Jakarta. Mereka ditahan karena melewati perairan Indonesia. 28 orang tersebut merupakan ABK KM BSK 45 yang ditangkap pada tanggal 3 Maret 2020, serta ditahan di Portblair Andaman.

Anggota DPR Aceh Iskandar Usman Al-Farlaky, SH.I selama ini sangat konsen dan bersurat dengan KBRI, Kementerian Luar Negeri, Otoritas India dan Pemerintah Aceh untuk memperjuangkan pengampuan dan pemulangan Nelayan Aceh tersebut.

“Saya sendiri sudah berkomunikasi dengan Ananda Astralia Loesi, Sekretaris Kedua Fungsi Politik KBRI New Delhi,” tegas Politisi Muda Partai Aceh.

28 warga Aceh telah diserahkan ke PWNI Kemenlu dan dalam penerbangan ke Jakarta didampingi oleh Staf Kedubes RI New Delhi, Ibu Adis.

@iskandaralfarlaky mengucapkan ribuan terima kasih kepada YML. Dubes RI untuk Republik India dan segenap Staf @kbri_newdelhi serta otoritas India.

Para nelayan tersebut sebelumnya ditahan di Andaman, India, sejak Maret 2020 silam, karena tuduhan memasuki wilayah India tanpa membawa dokumen yang lengkap dan diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal (illegal Fishing) di Perairan Andaman.

Upaya perlindungan diberikan oleh Kementerian Luar Negeri dan KBRI New Delhi sejak awal penahanan.

Perlindungan diberikan antara lain melalui bantuan hukum, kunjungan kekonsuleran di penjara, dan pemberian bantuan logistik.

Setelah menjalani proses peradilan, pada tanggal 8 Januari 2021, ke-28 nelayan tersebut akhirnya berhasil dibebaskan.

Sebelum memfasilitasi kepulangan ke Indonesia, KBRI New Delhi juga melakukan tes PCR untuk memastikan para nelayan tidak terpapar Covid-19.

Seperti dilansir laman kemlu.go.id, setibanya di Jakarta, para nelayan menjalani karantina sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan Satgas Penanganan Covid-19.

Kementerian Luar Negeri juga berkoordinasi dengan Badan Penghubung Pemerintah Aceh dan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk pengaturan kepulangan dan pemberdayaan mereka selanjutnya di daerah asal.

Rubrik:DPRA