18 Unit Offroad Terjebak 24 Jam di Tengah Hutan Tamiang

18 Unit Offroad Terjebak 24 Jam di Tengah Hutan Tamiang

BLANGKEJEREN, ACEH PORTAL.com - Sekitar 18 unit mobil offroad Gayo Lues dan sebanyak 45 orang terjebak selama 24 jam di hutan rimba Aceh Tamiang, tepatnya di Pegunungan Tes, Senin (22/3/2021).

Mereka terjebak akibat kawasan itu dilanda longsor yang berjarak delapan kilometer dari perkebunan MPLI (Mustika Prima Lestari Indah) Aceh Tamiang.

"Sampai saat ini kami masih terjebak di lokasi, mau balik tak bisa, kalo maju terjebak longsor," kata Suhaidi salah satu personel offroad yang saat ini ia bersama rekannya sedang berupaya mencari bantuan evakuasi ke Gampong Kaloye Dua, Kecamatan Tamiang Hulu.

Dikatakan Suhaidi, meskipun kondisi seluruh peserta dalam keadaan sehat, namun tim sudah kehabisan logistik. Ia berharap agar Bupati Gayo Lues bisa melakukan koordinasi dengan Pemerintah Aceh Tamiang untuk segera mengupayakan pertolongan.

Sabri, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Gayo Lues yang juga turut menjadi peserta dalam ajang uji adrenalin itu mengatakan, keberangkatan tim menelusuri Jalan Gayo Lues-Aceh Tamiang melalui jalan Gampong Lesten, Kecamatan Pining, Gayo Lues itu untuk melihat kondisi jalan yang menghubungkan ke kabupaten tetangga tersebut.

Jalan ini, kata Sabri, merupakan jalan eks TRD yang merupakan jalan lintas pengolahan kayu yang dibuka ada era 90-an. Jalan tersebut merupakan jalan tikus sebagai alternatif masyarakat setempat belanja kebutuhan sehari-hari ke Gayo Lues pada masa penjajahan Belanda.

"Sekaligus tim offroad menelusuri jalan itu sebagai pembuktian bahwa jalan itu masih ada,” jelas Sabri.

jmsi bank aceh
JMSI BPKA
JMSI