DPD Alam Aksi dan SEMMI Aceh Singkil Gelar Diskusi Publik

DPD Alamp Aksi dan SEMMI Aceh Singkil Gelar Diskusi Publik. (Ist)

Singkil, Acehportal.com - Dewan Pimpinan Daerah Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Aksi (DPD Alam Aksi) dan Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Aceh Singkil, Gelar Diskusi publik bertema "Pilkada Aceh dalam Pusaran Ketidakpastian" yang berlangsung di Aula Kantor Camat Gunung Meriah, Aceh Singkil, Aceh, Sabtu (20/2/2021).

Dalam diskusi tersebut, hadir sebagai narasumber antara lain Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh singkil, Edi Sugianto, Anggota DPRK Aceh Singkil Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB), Al Hidayat Bancin dan Fraksi Partai Aceh (PA), Aminullah Sagala serta Praktisi Hukum, Rifa'i Manik.

Dikonfirmasi dari Ketua DPD Alam Aksi, Hardinata Simamora terkait acara tersebut, juga menyampaikan, berbicara pilkada Aceh, sama saja kita berbicara tentang harapan dan kenyataan.

"Saya yakin, masyarkat Aceh sendiri pastinya berharap dan menantikan Pilkada ini. Bukan karna ingin mengganti pemimpinnya, tidak. Tetapi ingin menjaga marwah Aceh yakni UUPA," ungkapnya kepada Acehportal.com.

Namun, Hardinata juga menjelaskan, sudah tiga kali Aceh menggunakan UUPA dalam Pilkada, tidak ada persoalan itu. Lantas kenapa hari ini di persoalkan, tarik ulur dan semacamnya. Ada apa sebenarnya?

"Tentu yg lebih paham adalah KIP dan legislatif," jelasnya.

Hardinata berharap, maka dari itu, kami dari DPD Alamp Aksi dan SEMMI Aceh Singkil, berserta kawan-kawan. Membuat kegiatan diskusi publik, untuk mendapatkan edukasi terkait Pilkada Aceh, agar masyarakat juga paham.

"Pada prinsipnya, jika petinggi-petinggi Aceh ini bersatu, persoalan tarik ulur Pilkada tidak ada. Ayo dong, bersatu untuk Aceh," Harapnya.

Sementara, saat Ketua KIP Aceh Singkil, Edi Sugianto, yang turut menjadi Narasumber dalam kegiatan diskusi tersebut mengatakan, selaku penyelenggara pihaknya siap melaksanakan Pilkada kapanpun akan digelar.

"Kita senantiasa siap, kapanpun Pilkada akan digelar, yang paling penting itu regulasinya harus final, kami selaku penyelenggara selalu berpedoman pada ketentuan hukum dalam pelaksanaan Pemilu atau pun Pilkada" Ujarnya.

Terkait dengan tarik ulur pelaksanaan pilkada 2022 Antara Pusat dan Aceh yang saat ini masih belum menemui titik temu, dirinya enggan berkomentar.

"Terkait itu, kita percayakan sepenuhnya kepada para pihak yang berkompeten untuk itu, yang perlu digaris bawahi harus segera ada kepastian, karena waktu terus berjalan," Tandasnya

Penulis:Zulkarnain
Editor:Hafiz
Rubrik:DaerahUmum

Komentar

Loading...