B.A.I, Minta Pemkab Aceh Singkil, Tanggap dan Peduli Keluarga Miskin

Keluarga yang tinggal beratapkan tenda beralaskan tanah yang mempunyai balita tepatnya diantara Desa Kain Golong dan Desa Sianjo-anjo, Aceh Singkil.

Aceh Singkil Acehportal.com - Badan Advokasi (B.A.I) Perwakilan Aceh Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh. Minta Pemkab Aceh Singkil, tanggap dan peduli terhadap satu keluarga miskin yang tinggal beratapkan tenda beralaskan tanah yang mempunyai balita. Tepatnya diantara Desa Kain Golong dan Desa Sianjo-anjo.

Ketua (B.A.I) Perwakilan Aceh Singkil, Herman Syahputra, melalui rilisnya kepada acehportal.com, mengatakan, kita sangat berduka melihat keadaan satu keluarga miskin yang bernama Ratna Bru Padang (50) saat ini tinggal di daerah Kecamatan Simpang Kanan beratapkan tenda, yang memiliki 4 orang anak itu.

"Dan yang lebih miris, bahwa keluarga tersebut mempunyai balita yang masih kecil, kita sangat prihatin dengan ke adaan ini, mereka sudah tingal di tenda tersebut hampir kurang lebih dalam setahun," Ungkapnya, Sabtu (20/2/2021)

Herman juga menyampaikan, bahwa keluarga itu, menumpang disalah Satu Hak Guna Usaha (HGU) Perusahaan.

"Ini suatu potret catatan yang buruk khususnya bagi Pemkab Aceh Singkil, kita meminta pihak terkait agar bisa segera turun dan memperhatikan, sekaligus memberikan kehidupan yang lebih layak bagi keluarga miskin tersebut, bukankah sesuai amanat undang undang dasar 1945 Pasal 34 ayat 1 yang berbunyi Fakir miskin dan anak anak terlantar dipelihara oleh Negara," Katanya.

Namun, Herman juga meminta Agar legeslatif Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, yang sebagai perwakilan penyambung lidah rakyat agar tanggap dan segera turun meninjau lokasi keluarga miskin tersebut.

"Aceh Singkil kita kaya, dikelilingi beberapa perusahaan besar tapi miris masih ada masyarakat Miskin yang tinggal ditenda beralaskan tanah, semoga pihak terkait agar lebih peduli. khususnya intansi yang membidangi kesejahteraan sosial dalam undang undang no 11 Tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial," Ujarnya.

Herman juga menyampaikan, bahwa, dari keterangan Buk Ratna Bru Padang dulu mereka menumpang dikebun salah satu masyarakat yang ada ditepi pinggiran embung atau waduk sianjo-anjo Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh.

"Tapi, kebun tersebut sudah diminta pemiliknya terpaksa mereka pindah, karna rumah sendiri tidak punya, dan sehari hari untuk bertahan hidup ya dengan cara cari brondolan di HGU PT. Socfindo, ungkap Buk Ratna," Katanya

Penjelasan Bupati Aceh Singkil
terpisah, saat dikonfirmasi melalui via telepon, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, mengatakan, kita belum dapat laporan dari warga miskin tersebut.

"Belum ada kabar, namun kalaupun benar adanya, Insya Allah kita akan tindak lanjuti sesegera mungkin,"Ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan, atas informasi ini, kami akan menelusurinya.

"Kalau memang betul, apa alasannya kita telusuri, untuk perintahkan dinas terkait," Tandasnya.

Penulis:Zulkarnain
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...