Ternyata Ibu dan Anak di Aceh Timur Korban Pembunuhan, Dua Pelaku Ditangkap

Kedua tersangka diamankan polisi. (Ist)

Idi Rayeuk, Acehportal.com - Tak butuh waktu lama sejak 35 jam dari kejadian, Tim Gabungan Polres Aceh Timur menangkap dua tersangka pelaku pembunuh terhadap ibu dan anaknya yakni S (56) dan N (15), warga Dusun Pante, Gampong Simpang Jernih, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro, Kamis (18/2/2021), membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan tersangka, setelah tim gabungan mengambil keterangan dari sejumlah saksi yang mengarah kepada kedua tersangka pelaku.

“Benar, pada hari Rabu (17/2/2021), sekira pukul 03:00 WIB anggota kami berhasil mengamankan R (46) dan M (37), keduanya warga Desa Simpang Jernih, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur. Dimana R ini merupakan residivis, sedangkan M masih dalam proses sidang di Pengadilan Negeri Idi terkait tindak pidana memasuki pekarangan tanpa izin,” ungkap Kapolres.

Dijelaskan, peristiwa pembunuhan pada Kamis (11/2/2021) sekira pukul 22:00 WIB, saat itu M hendak turun dari Simpang Jernih. Di tengah perjalanan, tepatnya di Gampong Bengkelang, Kecamatan Bandar Pusaka,  Aceh Tamiang, M bertemu dengan R.

Pada saat itulah R mengajak M untuk menemui seseorang, keduanya pergi bersamaan dengan menggunakan sepeda motor milik M. Ketika itu, M sempat menanyakan kepada R tentang maksud dan tujuan ke rumah korban.

Kemudian, kedua pelaku mencungkil jendela rumah korban yang terbuat dari kayu papan agar bisa masuk ke dalam rumah. Seraya R meminta M untuk mencari alat sebilah kayu di belakang pintu, lalu secara bersamaan keduanya masuk kamar korban.

Setiba di kamar, R memberi isyarat kepada M untuk menghabisi S dengan kayu yang saat itu sedang tertidur dan di iyakan. Kemudian M menghampiri R yang sedang menganiaya N menggunakan besi bulat, R juga meminta M untuk ikut menghajar N.

Setelah menganiaya S dan N, pelaku menyeret tubuh kedua korban dan didorongnya ke bawah kolong tempat tidur. Lalu kedua tersangka keluar melalui jendela, sementara kayu dan besi yang digunakan dibuang ke semak belakang rumah korban.

Untuk menghilangkan jejak, M melarikan diri dengan bersembunyi di rumah kerabatnya di Besitang, Sumatera Utara hingga akhirnya diamankan petugas pada Rabu, (17/0l2/2021) pagi dini hari.

Barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka yakni sebatang kayu bulat dengan ukuran 1,5 meter, sebatang besi bulat dengan berukuran setengah meter, dua unit handphone, sebuah baju milik pelaku M, dua unit sepeda motor dan sepotong celana pendek.

"Atas perbuatanya, kedua tersangka dikenakan Pasal 338 jo 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup dan Pasal 76 c jo Pasal 80 ayat (3) UU Nomor 35 Tahun 2014 perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun," pungkas Kapolres.

Penulis:Edi
Editor:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...