Banjir Meluas, 11 Kecamatan di Aceh Tamiang Terendam Banjir

Kuala Simpang, Acehportal.com - Bencana banjir di Aceh Tamiang meluas. Diketahui 11 dari 12 kecamatan terendam banjir dan ribuan warga terpaksa mengungsi. Ketinggian air pun bervariasi dari 30 hingga 150 sentimeter.

Menyikapi kekhawatiran semua pihak, Bupati Aceh Tamiang, Mursil membuka Posko Tanggap Darurat di Istana Karang, Jumat (22/1/2021).

Di posko tersebut, Bupati beserta unsur Forkopimda melakukan persiapan untuk melakukan peninjauan sekaligus membawa bantuan tanggap darurat.

Sebelum melakukan peninjauan lokasi banjir, Bupati didampingi Kapolres dan Dandim 0117/Atam menyerahkan bantuan tanggap darurat secara simbolis kepada Camat, TNI-Polri dan tim BPBD untuk selanjutnya didistribusikan kepada korban banjir di masing masing wilayah.

Setelahnya, Bupati beserta rombongan meninjau beberapa titik lokasi pengungsian di lokasi Kecamatan Karang Baru di bawah kendali Camat, Imam Suhery dan di Seruway Camat M Hans Marta Kesuma.

Sebelumnya juga Bupati atas nama pemerintah daerah telah membagikan sembako berupa beras, minyak goreng, telur, mie instan dan lainnya di kecamatan yang terdampak banjir.

Menurut Bupati, ada 11 Kecamatan yang terkena dampak banjir dari 12 Kecamatan yang ada di Aceh Tamiang, kecuali Manyak Payed.

"Sementara jumlah pengungsi dipastikan mencapaian ribuan orang dan yang paling disayangkan banyaknya padi yang terendam banjir," ungkapnya.

Oleh sebab itu, perlu dukungan dari Pemerintah Aceh dan dari Pemerintah Pusat untuk mendukung langkah berikutnya, terutama masalah sungai yang mana masalah sungai ini sebenarnya bukan kewenangan dari Pemkab Aceh Tamiang melainkan menjadi kewajiban Pemerintah Provinsi untuk melakukan penanganan.

Disamping itu, pihaknya juga berharap kepada Pemerintah Pusat untuk dapat membantu memperbaiki sungai dan tanggul yang ada di Aceh Tamiang.

Kepala BPBD Aceh Tamiang, Syahri menambahkan, bantuan yang telah di distribusikan oleh Tim nya telah disalurkan ke berbagai titik pengungsian.

Pendistribusian bantuan juga kembali dilakukan di tempat pengungsian yang belum mendapat ataupun yang sudah tetapi belum mencukupi.

"Mengenai mekanisme penyaluran bantuan dilakukan dengan berkoordinasi langsung pada Camat agar bantuan yang diberikan bisa sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ucap Syahri.

Dari informasi yang diperoleh media ini, ketinggian air dilokasi banjir bervariasi, mulai dari 30 Jangga 150 sentimeter.

"Kendati banjir terlihat mulai surut, namun pesan Bupati tetap waspada, mengingat kondisi cuaca saat ini tidak bisa diprediksi yang sewaktu waktu bisa saja terjadi," tutur Dedek salah seorang warga Sungai Kuruk yang terdampak banjir.

Penulis:Edi
Editor:Hafiz
Rubrik:DaerahPeristiwa

Komentar

Loading...