KIP Aceh Terancam Diadukan ke DKPP

Direktur Eksekutif LSM Aceh Jaya Institute, Maimun Panga. (Ist)

Calang, Acehportal.com - Keputusan KIP tentang Penetapan Jadwal dan Kegiatan Pilkada Aceh pada tahun 2022 ditanggapi berbeda oleh LSM Aceh Jaya Institute.

Direktur Eksekutif LSM Aceh Jaya Institute, Maimun Panga mengancam bakal mengadukan KIP Aceh ke DKPP bila Pilkada Aceh bukan pada 2022.

"Bila Pilkada tidak terjadi pada 2022, maka KIP kami duga telah membuat situasi politik di Aceh faduh," kata Maimun Panga di Calang, Rabu (20/1/2021) melalui rilisnya.

Diakui, pihak yang mendapat kabar bahwa KIP Aceh berjalan sendiri, termasuk tidak berkoordinasi dengan KPU RI. Padahal, KPU RI adalah lembaga hirarki dengan KIP Aceh.

"Untuk memutuskan kapan Aceh menggelar pilkada itu harus berkoordinasi dan konsultasi dengan Kemendagri dan Komisi II DPR RI, juga dengan KPU RI, tapi ini harus di pertanggung jawabkan oleh KIP Aceh atas apa yang telah diputuskannya," ungkapnya.

Seharusnya, lanjut Maimun, KIP Aceh harus meminimalisir konflik regulasi di Aceh. Akan tetapi, menurut dia, yang dilakukan justru mengabaikan KPU RI dan juga belum mendapat restu dari Kemendagri dan Komisi II secara kelembagaan.

"Efek dari keputusan KIP itu membuat politisi dan rakyat Aceh bingung, malah rugi secara finansial bila pilkada bukan pada 2022," tambahnya.

Komentar

Loading...