Kronologis Perawat yang Putus Tangan di Abdya

Konferensi di Mapolres Abdya sore kemarin. (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Polres Aceh Barat Daya (Abdya) mengungkap kasus perawat yang putus tangan kanan hingga meninggal dunia yakni Almarhumah Anna Mutia (28), salah satu perawat di Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Abdya.

"Hasil penyelidikan polisi TKP terungkap bahwa kasus ini murni kecelakaan yang menyebabkan orang lain mengalami luka berat yang kemudian meninggal dunia," ujar Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution melalui Kasat Reskrim, AKP Erjan Dasmi saat konferensi pers sore kemarin.

Menurutnya, kasus ini bermula saat seorang pekebun berinisial AB warga Gampong Ujung Padang, Kecamatan Susoh, Abdya sedang membabat rumput dan tanpa kesengajaan.

Berdasarkan pengakuan awal, bermula saat dia melakukan babat rumput dengan menggunakan mesin pemotong rumput tanpa sengaja, pemotong rumput terlepas yang kemudian terbang ke dua arah yang berbeda.

"Satu bagian mata pemotong rumput itu terbang ke arah yang hingga saat tidak diketahui keberadaannya. Sedangkan bagian lainnya melayang tepat di lengan sebelah kanan korban Anna Mutia yang menyebabkan tangan korban putus total," sebutnya.

Ia menjelaskan, AB dan beberapa saksi lainnya termasuk teman korban yang berprofesi sebagai perawat di RSUTP Abdya langsung memberikan pertolongan kepada korban yang telah bersimbah darah dengan kondisi tangan terputus.

Akan tetapi sebelum diketahui oleh orang lain diam-diam AB langsung mencampakkan pemotong mata rumput yang saat itu masih menempel pada lengan korban.

"Mata pemotong itu kemudian dibuangnya ke lokasi perkebunan jagung yang jaraknya tidak jauh dari lokasi korban ditemukan terjatuh. AB mencabut mata pemotong rumput itu lantaran takut, sehingga berkembang beragam isu yang terkait putusnya tangan korban yang akhir menuai tanda tanya besar bagi warga Abdya khususnya,” sambung Erjan.

Pasca terungkapnya kasus itu, AB dan barang bukti langsung diamankan ke Mapolres Abdya guna proses hukum lebih lanjut.

Sementara, akibat kecelakaan kerja ini AB melanggar Pasal 359 KUHPidana dan terancam paling lama lima tahun penjara.

Komentar

Loading...