Tuntut Pembebasan Lahan, Warga Terpaksa Bermalam di Lokasi PLTU Nagan Raya

Hingga Senin malam puluhan warga yang didominasi kaum hawa masih bertahan di lokasi Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya. (Ist)

Sukamakmue, Acehportal.com - Hingga Senin malam puluhan warga yang didominasi kaum hawa masih bertahan di lokasi Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Hal ini dilakukan guna mendapatkan kejelasan terkait pembebasan lahan mereka terhadap perusahaan yang terkait.

"Kami tidak akan pindah kalau perusahaan yang bersangkutan belum melakukan pembebasan lahan kami, karena selama ini hanya janji-janji saja, namun sudah sekian lama tak kunjung ditepati," kata Yanti salah satu warga di lokasi, Senin (30/11/2020).

Secara terpisah, Kepala Dusun, Mukhlis kepada media ini mengatakan, aksi yang dilakukan oleh warganya guna melakukan diskusi dengan pihak perusahaan yang bersangkutan.

Maka oleh sebab itu sejumlah warga yang melakukan aksi masih bertahan dibawah tenda yang berada di lokasi PLTU Nagan Raya.

Muklis berharap agar pihak perusahaan segera menepati janji mereka dengan cara  melakukan ganti rugi lahan masyarakat setempat.

"Sayang kita lihat warga sampai harus bermalam di area proyek PLTU, ditambah lagi warga yang setiap hari harus menghirup udara kotor dari aktivitas mobil proyek, warga pun tidak akan pindah sampai pembebasan lahan ini selesai," pungkasnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:DaerahPeristiwa

Komentar

Loading...