Sekjend KMBSA: Penegak Hukum Jangan Pilih Kasih dalam Tertibkan Tambang Ilegal

Sekjen Komunitas Muda Barat Selatan Aceh (KMBSA), Azhari. (Ist)

Meulaboh, Acehportal.com - Penangkapan alat berat serta pekerja tambang ilegal di Aceh Barat dan Nagan Raya beberapa waktu lalu yang dilakukan oleh pihak penegak hukum terkesan tebang pilih.

"Saya melihat ada permainan dalam penertiban tambang emas yang dilakukan oleh penegak hukum selama ini, karena masih banyak tambang ilegal yang masih beroprasi seperti di wilayah Sungai Mas dan Panteu Ceureumen," kata Sekjen Komunitas Muda Barat Selatan Aceh (KMBSA), Azhari kepada Acehportal.com, Jumat (27/11/2020).

Informasi yang didapatkan dari masyarakat, lanjut Sekjen, sampai hari ini masih banyak tambang emas ilegal yang masih aktif.

"Maksudnya apa ini, masa penegakan hukum seperti ini, harusnya pihak kepolisian konsistenlah, jika mau di tutup, ya harus semua," ungkapnya.

"Kalau seperti ini prosesnya, saya khawatir ada permainan dalam penegakan hukum," jelas Azhari.

Ia menduga, penindakan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum tidak tuntas, sebab, tidak semua penambang emas ilegal di tangkap oleh polisi, seolah ada yang main mata.

"Kemudian yang sudah ditangkap itu bagaimana sudah prosesnya, apakah masih ada tahapan negosiasinya, saya harap penegak hukum transparanlah agar masyarakat bisa menghargai apa yang dilakukan selama ini dalam penegakan hukum di Aceh," tuturnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...