Pemuda Lancok-lancok Selenggarakan Deklarasikan KaPAL dan Pemutaran Film Anti Korupsi

Pemuda Lancok-lancok Selenggarakan Deklarasikan KaPAL dan Pemutaran Film Anti Korupsi. (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Pencegahan dan pemberantasan korupsi bukan saja menjadi tugas aparat penegak hukum semata, tetapi harus menjadi tugas bersama termasuk para pemuda.

Terlebih KPK sebagai salah satu instansi yang dipercaya publik dalam memberantas korupsi telah dipangkas kewenangannya oleh pemerintah melalui revisi UU KPK.

Demikianlah beberapa poin kata sambutan yang disampaikan oleh Alumni Akademi Jurnalistik Lawan Korupsi (AJLK) 2020, Baihaqi pada kegiatan deklarasi Komunitas Pemuda Antikorupsi Lancok (KaPAL) dan pemutaran film antikorupsi yang diselenggarakan di Meunasah Lancok-lancok, Sabtu (21/11/2020) sore kemarin.

Kegiatan deklarasi dan pemutaran ini film ini digagas oleh sejumlah pemuda dari Gampong Lancok-lancok, Kecamatan Kuala Bireuen turut dihadiri oleh Mukim Kemukiman Lancok dan juga sejumlah perangkat pemerintahan gampong Lancok-lancok.

Baihaqi menyampaikan, keberadaan pemuda khususnya yang tergabung dalam KaPAL harus menjadi mitra strategis bagi aparatur pemerintahan Lancok-lancok dalam pembangunan.

"Bila perlu harus menjadi inovator untuk melahirkan inovasi-inovasi antikorupsi dalam pembangunan," ujarnya.

Sementara itu Ketua KaPAL, Ferianda dalam sambutannya menyampaikan, keberadaan KaPAL bertujuan untuk membangun dan meningkatkan peran serta pemuda dalam pemberantasan korupsi.

Disamping itu, KaPAL juga bertujuan membangun kapasitas-kapasitas pemuda Lancok-lancok untuk terlibat dalam pembangunan.

"Keberadaan KaPAL juga untuk mendorong pembangunan di Lancok-lancok yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat," kata Ferianda.

Mukim Kemukiman Lancok, Idris dalam petuah singkatnya menyampaikan, pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi inisiatif para pemuda Lancok-lancok untuk membentuk KaPAL.

"Diharapkan agar keberadaan KaPAL didukung oleh pemerintahan Lancok-lancok, karena bisa menjadi mitra dalam pembangunan," ungkapnya.

Sedangkan Ketua Tuha Peut Lancok-lancok yang juga Asisten I Bireuen, Mursyid mengatakan, komunitas seperti KaPAL ini merupakan yang pertama di kabupaten Bireuen.

Dirinya pun mengharapkan agar KaPAL mampu mengembangkan sayapnya minimal tingkat kecamatan.

"Keberadaan komunitas ini harus didaftarkan ke Kesbangpol Linmas untuk mendapatkan legalitas dan juga untuk diketahui oleh masyarakat luas," sarannya.

Sementara itu, Teungku Imum Lancok-lancok, Edi Affan menyampaikan agar KaPAL lebih menekankan pada pendidikan antikorupsi pada lingkungan sekitar.

Bila perlu, katanya lagi, KaPAL harus mampu mengedukasi para pemerintahan gampong dalam hal pencegahan korupsi.

"Kita sangat mendukung keberadaan KaPAL dan kedepan sangat mengharapkan komunitas pemuda ini memberi konstribusi untuk pemerintahan Lancok-lancok. Serta melahirkan gerakan-gerakan perubahan untuk mendorong pemerintahan yang bebas dari tindak pidana korupsi," jelasnya.

Selain melakukan pemutaran film yang mengangkat nilai-nilai antikorupsi, pada kegiatan ini anggota KaPAL juga membagikan beberapa souvenir kepada para undangan yang ikut berpatisipasi.

Komunitas Pemuda Antikorupsi Lancok atau KaPAL merupakan komunitas yang dibentuk oleh sejumlah pemuda dari Gampong Lanco-lancok, Kecamatan Kuala, Bireuen.

Komunitas ini bertujuan untuk mendorong kaum muda di Gampong Lancok-lancok untuk terlibat dalam proses pembangunan dan pemberantasan korupsi.

Penulis:Redaksi/Rilis
Editor:Hafiz
Rubrik:DaerahUmum

Komentar

Loading...