Pembacokan Seorang Sopir di Lambaro, Korban Meninggal Dunia dan Pelaku Masih Buron

ilustrasi

Banda Aceh, Acehportal.com - Pembacokan terhadap KD alias Adi (42), warga Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar yang kesehariannya berprofesi sebagai sopir terjadi di kawasan Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (12/11/2020) malam.

Korban dibacok oleh seorang lelaki berinisial AM alias Din (40), warga Kecamatan Montasik, Aceh Besar. Informasi yang diterima, pembacokan itu terjadi lantaran KD diketahui jalan dengan teman dekatnya yang tak lain adalah istri dari pelaku yakni ST (35).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Reskrim, AKP M Ryan Citra Yudha mengungkapkan, kejadian berawal saat KD dan ST yang sebelumnya sudah janjian bertemu di daerah Lambaro.

"Mereka berdua lalu pergi menggunakan mobil pikap milik korban dan membeli makanan di seputaran Lambaro," ujarnya Jumat (13/11/2020).

Usai membeli makanan, tepatnya di depan Bank BRI Cabang Pembantu Lambaro, pelaku AM langsung menghampiri mobil korban dengan membawa sebilah parang dan merusak kaca mobil korban hingga pecah.

Mengetahui hal itu, korban lari keluar mobil hingga dikejar oleh pelaku sambil membacoknya. Korban juga sempat menahan bacokan pelaku menggunakan kedua tangannya yang juga ikut dibantu oleh ST yang melerai pertikaian itu.

"Ternyata pelaku AM telah mengetahui sekaligus membuntuti kepergian istrinya ST yang sudah berjanjian dan hendak bertemu dengan korban KD di Lambaro," ungkap Kasat.

Pertikaian pun berakhir setelah korban tumbang dengan kondisi penuh luka bacok dan bersimbah darah di kawasan depan pertokoan, sementara pelaku AM langsung melarikan diri usai melancarkan aksinya.

Korban KD yang terkapar tak berdaya akhirnya dibantu oleh masyarakat sekitar yang mengetahui kejadian itu dan dibawa ke Rumah Sakit Meuraxa Banda Aceh karena mengalami pendarahan hebat.

"Sebelumnya pelaku AM juga diketahui telah beberapa kali mengingatkan keduanya (KD dan ST) untuk tidak pergi berdua. Apalagi, ST sendiri merupakan istri sah AM dan korban KD juga telah berkeluarga," jelasnya lagi.

Diketahui, subuh tadi sekitar pukul 05.00 WIB korban KD menghembuskan nafas terakhirnya di RSUDZA Banda Aceh usai sempat dirawat dan dirujuk dari Rumah Sakit Meuraxa guna mendapatkan penanganan medis.

Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa mobil korban, motor yang digunakan pelaku untuk membuntuti korban dan istrinya serta pakaian korban yang berlumuran darah dan lainnya.

"Sementara pelaku hingga kini masih buron, kita imbau agar segera menyerahkan diri ke polisi," tambah Kasat Reskrim, AKP M Ryan Citra Yudha.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...