BNN Temukan Lima Hektar Ladang Ganja Siap Panen di Aceh Utara

BNN Temukan Lima Hektar Ladang Ganja Siap Panen di Aceh Utara. (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menemukan ladang ganja di Aceh Utara.

Seluas lima hektar Ladang ganja berhasil diidentifikasi tim BNN pada ketinggian 223 MDPL (meter di atas permukaan laut) di Dusun Alue I Mudek (Lhok Manggeh) Gampong Teupin Rusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Selasa (3/11/2020) kemarin.

Variasi tanaman yang ditemukan memiliki tinggi 100 hingga 250 sentimeter dengan kerapatan tanaman satu batang per meter persegi. Tim BNN pun menemukan bibit tanaman dalam polybag yang siap disemai di tanah yang diketahui merupakan milik negara.

Atas temuan itu, BNN yang bekerjasama dengan Mabes Polri, BNN Kota Lhoksumawe, serta Polres, Kodim, Brimob dan Pemda Lhoksumawe memusnahkan ladang ganja tersebut.

Menempuh jarak sekitar 45 menit dengan berjalan kaki menyusuri medan yang cukup licin, tim gabungan memusnahkan seluruh tanaman ganja yang sengaja ditanam diantara pohon pinang untuk mengelabui petugas.

Kepala Biro Humas dan Protokol BNN, Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan, temuan ini merupakan hasil dari penyelidikan Tim Direktorat Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI.

“Ini merupakan hasil lidik Tim Direktorat Narkotika BNN RI yang telah dilakukan selama dua minggu di lapangan”, ujar Sulistyo Pudjo di lokasi pemusnahan ladang ganja kemarin.

Dipimpin langsung oleh Direktur Narkotika Deputi Pemberantasan BNN, Aldrin MP Hutabarat tim gabungan berhasil membabat kurang lebih 20 ribu batang ganja seberat enam ton.

Aldrin mengatakan, upaya yang dilakukannya sesuai dengan aturan Undang-undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pada pasal 11 ayat (2) jelas tertuang larangan menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I jenis Ganja dengan ancaman maksimal hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup.

“Upaya pemusnahan ini sebagai bentuk tindakan tegas negara terhadap penanaman ganja” tutur Aldrin.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...