Pertina Kota Langsa siap terjunkan petinju putri dan belasan atlit tinju di Pra-PORA

Edifoto : sejumlah atlit tinju sedang mengikuti jadwal latihan

Langsa, Acehportal.com - Hadapi Prakualifikasi PORA 2021 menuju PORA XIV Tahun 2022 di Kota Sigli, dan untuk melenggang ke PON XXI Aceh-Sumut di Banda Aceh Tahun 2024, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kota Langsa siap terjunkan belasan atlit petinjunya dalam berbagai kelas.

Seperti dikatakan Ir Adi Darma MSi Ketua PERTINA Cabang Langsa melalui Edi Anwar di Sekretariat Pertina Gampong Jawa Langsa Kota, kamis (29/10/2020), saat ini pihaknya sudah mempersiapkan belasan atlit tinju untuk diterjunkan mengikuti pertandingan tinju amatir Pra-PORA tahun 2021 mendatang.

Persiapan belasan atlit tinju Kota Langsa yang saat ini sedang mengikuti pemusatan latihan dasar teknik, fisik dan kebugaran tubuh yang dinakhonadai Bentol Normansyah selaku pelatih Kepala dan Pelatih I Hariyono yang juga seorang Wasit tinju serta dibantu dua asinten pelatih telah membentuk karakter masing-masing petinju sesuai arahan pelatih.

Selanjutnya dikatakan Edi Anwar, persaingan di PORA ke-XIV dipastikan sangat ketat karena petinju yang menjadi juara di Pekan Olahraga Aceh tersebut secara otomatis langsung  menjadi utusan sebagai duta Aceh untuk berlaga ditingkat nasional pada PON (Pekan Olah Nasional) ke XXI tahun 2024 di Banda Aceh.

Menurut Bentol Normansyah mantan juara nasional yang sudah malang melintang diberbagai event kejuaraan tinju di Indonesia, targetnya dimana belasan petinju asuhannya harus lolos di Prakualifikasi PORA tahun 2021 menuju perhelatan dikejuaraan PORA ke-XIV di Kota Sigli Tahun 2022 selaku tuan rumah.

Begitu juga hasrat Hariyono Pelatih I, dimana atlit anak didiknya harus mampu berkompetisi meraih prestasi di ajang tanding perayaan Pekan Olah Raga Aceh (PORA) pada pesta olah raga 4 tahunan ini yang secara otomatis sang juara melenggang ikut berlaga di PON XXI Aceh - Sumatera Utara tahun 2024 di Banda Aceh.

Meski diakui kedua pelatih ini berangkat dari perangkat pralatan teknis yang sederhana dan seadanya namun tidak mengurangi dan menghalangi semangat, tekad kedua pelatih ini untuk mendidik menyusupi pengalamanya bertanding terhadap anak asuhnya agar mampu berkompetisi ditingkat daerah maupun nasional.

Tak kalah penting di Prakualifikasi PORA tahun depan, kedua pelatih ini juga sudah mempersiapkan atlit petinju putri yang saat itu sedang melakukan latihan metode kontinyu.

Penulis:Edi
Rubrik:Olahraga

Komentar

Loading...