Pemko Sabang Diminta Tertibkan Galian C

Banda Aceh, Acehportal.com - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh meminta kepada Pemerintah Kota Sabang untuk menertibkan aktifitas galian C yang tidak patuh aturan hukum dan mengancam keselamatan sumber kehidupan dan keselamatan warga sekitar akibat longsor kemudian hari.

Direktur Eksekutif WALHI Aceh, Muhammad Nur mengungkapkan, aktivitas galian C di Gampong Cot Abuek, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang sudah menimbulkan keresahan terhadap masyarakat sekitar.

"Pengerukan tanah gunung tersebut akan menimbulkan dampak yang serius terhadap masyarakat, maka Pemerintah harus serius memperhatikan dan melakukan pengawasan hingga adanya proses penghentian secara paksa," ujarnya Rabu (28/10/2020).

Biarpun yang melakukan aktivitas tersebut memiliki izin, jelasnya, akan tetapi juga harus mempertimbangkan daya dukung dan daya tamping.

Disamping itu, ancaman bagi warga sekitar, dampak yang di khawatirkan dapat menimbulkan bencana banjir bandang maupun longsor harusnya menjadi perhatian penting bagi Pemerintah Kota sabang maupun Pemerintah Aceh terhadap aktivitas Galian C.

Qanun Kota Sabang Nomor 6 Tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kota Sabang Tahun 2012-2032, Pasal 36 ayat (4)Kawasan rawan bencana longsor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c, yaitu seluas lebih kurang 198,77 hektar tersebar di Gampong Krueng Raya Kecamatan Sukakarya dan di Gampong Anoe Itam, Gampong Balohan, Gampong Cot Abeuk dan Gampong Cot BaU Kecamatan Sukajaya.

"Qanun tata ruang dan wilayah kota Sabang menyebutkan lokasi aktivitas galian C tersebut berada dalam kawasan rawan longsor, untuk itu WALHI minta Pemerintah serius melakukan pengawasan dan penertiban terhadap perusahaan maupun aktifitas illegal lainnya di kawasan yang rawan bencana," jelasnya.

"Ketika bencana longsor terjadi, masyarakat sekitar tersebut yang merasakan dampak langsung dan perusahaan yang melakukan aktivitas galian tidak pernah diminta pertanggung jawaban oleh pemerintah," tambah Nur.

Penulis:Redaksi/Rilis
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...