Terkena Jerat, Seekor Anak Beruang Madu Diselamatkan di Aceh Tengah

Banda Aceh, Acehportal.com - Tim BKSDA Aceh Resort Wilayah 6 Aceh Tengah bersama FKL dan masyarakat menyelamatkan seekor anak Beruang Madu (Helarctos malayanus) di sekitar perkebunan kopi dan aren milik warga di Gampong Gelampang Gading, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, Kamis (21/10/2020) kemarin.

Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto mengatakan, saat ditemukan, kondisi anak beruang terjebak dan tergantung kakinya pada kawat jebak dengan posisi kepala di bawah dan mengalami kerusakan kuku serta pembengkakan pada sekitar pergelangan kaki kiri belakang yang terlilit jerat.

"Anak beruang tersebut berjenis kelamin betina dengan perkiraan umur 2 hingga 3 tahun, berat badan lebih kurang 30 kilogram," ujarnya saat dikonfirmasi Senin (26/10/2020) malam.

Agus menjelaskan, di sekitar lokasi tim juga melihat seekor beruang dengan ukuran tubuh yang lebih besar. Diduga, beruang tersebut merupakan induk dari anak beruang yang terjerat.

"Tim medis mempersiapkan dua syiring bius, satu syiring untuk beruang yang terjerat, sementara satu lagi untuk berjaga-jaga jika beruang induk menyerang tim (akhirnya beruang induk berhasil dijauhkan tanpa bius)," jelasnya.

Setelah anak beruang tersebut tertidur, tim medis BKSDA Aceh langsung memotong atau membuka kawat jeratan yang melilit kaki satwa liar ini. Pengobatan luka pun dilakukan dengan menggunakan betadhin, antibiotik topical dan injeksi (antibiotik Long Acting).

"Untuk memperbaiki kondisi satwa yang lemas (karena meronta dan mencoba melepaskan diri dari jeratan) satwa disupport dengan cairan infus dan obat-obatan hematodin dan biodin," ungkapnya.

"Berdasarkan observasi selama pengobatan dan kondisi luka, diputuskan pasca mendapat penanganan dari tim medis satwa diberi antidota dan langsung dilepasliarkan kembali dan diharapkan segera bergabung bersama induknya," jelas Agus.

Penulis:Redaksi/Rilis
Editor:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...