Akhir Desember 2020 Rumah Panti Jompo dengan Anggaran Rp 75 Miliar Akan Dibangun

Direktur Utama PT Griya Candra F-4, Ferry Sucandra. (Ist)

Calang, Acehportal.com - PT Grya Candra F-4 akan membangun rumah panti jompo di Gampong Sawang, Dusun Babah Ngom, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya. Rumah panti jompo ini dibangun dengan anggaran yang mencapai Rp 75 miliaran pada akhir Desember 2020 mendatang.

Direktur Utama PT Griya Candra F-4, Ferry Sucandra melalui rilisnya kepada Acehportal.com Selasa (27/10/2020) mengatakan, nantinya rumah panti jompo ini dibangun di lahan seluas empat hektar dan saat ini sedang dilakukan persiapan untuk pembangunan di akhir Desember 2020 ini serta ada di tiga kabupaten.

"Diantaranya Aceh Barat, Nagan Raya dan Aceh Jaya dan terkait untuk kontrak dan izin dari semua pihak, juga termasuk dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sudah siap semua hanya tunggu waktu pelaksanaan saja, kita fokus di Aceh Jaya dulu untuk tahapan yang pertama," ujarnya.

Selain itu dirinya menjelaskan, pihaknya juga sudah mengantongi surat kontrak dengan nomor kontrak No,001/SPK/BEN-APDMI-GCF/21-II/2020 yang ditandatangani oleh Ketua Umum BEN-APDMI dan Ferry Sucandra sebagai Direktur Utama PT Griya Candra F-4.

“Pembangunan rumah sakit panti jompo ini bekerja sama dengan Badan Eksekutif Nasional Aliansi Praktek Dokter Mandiri Indonesia (BEN APDMI),” katanya.

Dia juga mengungkapkan, dana yang dibutuhkan untuk pembangunan rumah sakit panti jompo terkait dengan pembebasan lahan dan pembangunan fisik rumah sakit ini mencapai jumlah sekitar Rp 75 miliar yang mana dana pembangunannya bersumber dari NGO dan swasta.

“Nantinya panti jompo ini menjadi rumah sakit rujukan bagi para lansia se Barat Selatan Aceh dan peralatan dan fasilitas panti jompo ini sangat lengkap," ungkapnya.

Selain itu, nantinya panti jompo ini juga akan menampung para lansia atau jompo. Rumah panti jompo ini juga akan mendatangkan dokter yang handal para medis yang profesional yang selama ini tidak ada di sini.

Selanjutnya, rencana yang dibangun rumah tipe 60 (100 unit), perumahan dokter tipe 72 tipe (10 Unit) klinik dan gedung serba guna di dilahan seluas 4000 meter dan banyak perlengkapan fasilitas lainnya untuk mendukung kebutuhan di rumah jompo ini.

Pembangunan rumah panti jompo ini nantinya akan menyerap ratusan tenaga kerja yang diprioritaskan adalah putra daerah hal tersebut juga menjadi peluang bagi putra putri kita yang ada di sini," paparnya.

Sementara itu, Wakil DPRK Aceh Jaya, T Asrijal mengatakan, pihaknya beserta warga mendukung penuh adanya embangunan rumah panti jompo di kawasan Babah Ngom yang nantinya akan menjadi rujukan se Barat Selatan Aceh.

“Kami sangat mendukung apa yang diperlukan asalkan sesuai dengan kapasitas kami dan sesuai dengan aturan yang tidak bertentangan dengan hukum yang ada," tuturnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...