Para Kicau Mania Berharap Lomba Burung Bisa Digelar Kembali dengan Penerapan Prokes

Meulaboh, Acehportal.com - Para kicau mania biasanya menyalurkan hobi dengan menggelar lomba burung untuk mengadu kebolehan seperti suara kicauannya.

Namun di tengah pandemi Covid-19 sudah lama ditiadakan kegiatan tersebut para pecinta burung dan penangkar pun mulai mengeluhkan kondisi tersebut karena berdampak pada sektor ekonomi.

Selain lomba kicau mania kini tidak bisa lagi digelar, para penangkar burung dan toko pakan kini hanya bisa pasrah karena sepi pembeli sementara untuk pendapatannya pun menurun karena minimnya penggelaran lomba kicau mania.

Seperti dipenangkaran burung di Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan pahalwan, Kabupaten Aceh Barat, menyediakan berbagai jenis burung diantaranya burung Love Bird, Kacer, Jalak hijau dan burung yang sudah langka murai batu serta jenis lainnya.

Meski sepi pembeli penangkaran tersebut tetap bertahan sembari memberi edukasi kepada pecinta burung lainnya, sehingga penyaluran hobi juga bisa bermanfaat bagi habitat burung yang sudah mulai susah dicari.

Penangkaran burung Irham kepada Acehportal.com Kamis (22/10/2020) mengatakan, komunitas khusus kicau mania kini juga mulai menggalakkan penangkaran karena habitat beberapa burung yang sudah mulai langka di hutan lepas.

Sementara itu, Andika salah satu kicau mania di Aceh Barat menjelaskan dirinya hanya bisa merawat burung saja jika untuk penyaluran hobi maka hal itu tidak bisa, ia berharap lomba burung bisa digelar kembali dengan menerapkan protokol kesehatan.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...