Anggota DPRA Minta Plt Gubernur Aceh Segera Turun Tangan Selesaikan Pro Kontra MPTT-I di Aceh Dengan Bijak

Sekretaris Komisi IV DPRA, Hendriyono

Banda Aceh, Acehportal.com - Terjadinya pro dan kontra terhadap Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) di Aceh telah membuat resah di tengah-tengah masyarakat dengan keluarnya rekomendasi MPU Aceh nomor 07 tahun 2020.

Dalam rekomendasi itu MPU Aceh meminta kepada Pemerintah Aceh untuk menghentikan Semua kegiatan majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia(MPTT-I) yang di asuh oleh Abuya Syech H Amran Wali Al khalidi.

Alumni Darussalam Labuhan Haji yang juga Anggota DPRA Dapil IX Hendri Yono, mengharapkan kepada Pemerintah Aceh dalam Hal ini Plt Gubernur Aceh Ir H Nova Iriansyah MT segera turun tangan menyikapi permasalahan ini secara cepat dan bijak, jika perlu diundang kedua belah pihak untuk dilakukan dialog bersama.

“kalau dibiarkan mengambang dikhawatirkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.” Terang Hendri Yono kepada media ini, Selasa (20/10/2020) malam.

Hendri Yono mendesak Plt Gubernur Aceh agar segera mendorong pihak terkait untuk segera mungkin melakukan musyawarah/ muzakarah Ulama di Aceh.

Tujuannya untuk membuka kepermukaan sumber masalah/benang merah yang selama ini menjadi persoalan supaya terang benderang. Dan juga dari pihak MPTT-I bisa menjelaskan supaya masyarakat bisa mengetahui apa sebenarnya yang menjadi persoalan.

"Jika perlu melibatkan PYM Wali Nanggroe Malik Mahmud Al- Haythar dan stake holder lainnya di Aceh serta Para Ulama supaya bisa bisa mencarikan jalan keluar demi mencairkan suasana yang bisa menyejukkan Ummat.” Demikian Hendri Yono putra kelahiran Aceh Selatan ini.

Penulis:Rol/Redaksi
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...