Wartawan Kotim Antusias Ikuti Lomba Karya Jurnalistik TMMD

Sampit - Lomba karya jurnalistik dalam rangka mendukung publikasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 di Kecamatan Pulau Hanaut, disambut antusias wartawan di Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah.

Selain mengikuti lomba karya jurnalistik tingkat pusat, mereka juga mengukuti lomba tingkat kabupaten yang di selenggarakan oleh Kodim 1015/Spt. Puluhan karya telah dikirimkan wartawan media cetak, online dan televisi.

"Dengan adanya lomba karya jurnalistik TMMD Reguler ke-109 ini, TNI turut peduli terhadap peningkatakan literasi bagi masyarakat Kotawaringin Timur pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Ini juga sekaligus agar masyarakat lebih mengetahui tentang kegiatan TMMD," ujar Dian Taresa, salah satu wartawati di Sampit.

TMMD Reguler ke-109 dilaksanakan di Desa Bapinang Hilir, Babirah dan Bapinang Hulu Kecamatan Pulau Hanaut mulai 22 September hingga 21 Oktober. Kegiatan ini melibatkan 150 personel yang terdiri dari anggota TNI, Polri dan masyarakat.

Sasaran kegiatan fisik berupa perbaikan tiga jembatan dan satu mushalla serta pembangunan pos terpadu. Selain itu juga ada sejumlah sasaran nonfisik yang telah ditetapkan untuk dicapai dalam kegiatan TMMD ini.

Selama kegiatan berlangsung, wartawan di wilayah Kodim 1015/Spt yakni Kabupaten Kotawaringin Timur, Katingan dan Seruyan, juga turut mendukung melalui pemberitaan kegiatan TMMD yang mereka siarkan.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Timur, Andir Rizky Agustian mengatakan, pihaknya sangat mendukung lomba karya tulis jurnalistik TMMD karena ini sejalan dengan program PWI dalam rangka mengampanyekan dunia jurnalistik ke khalayak umum.

Menurutnya, terobosan yang diambil Kodim 1015/Spt dengan menggelar lomba tingkat kabupaten sesuai wilayah teritorial, juga sangat apresiasi karena memacu semangat wartawan untuk berperan serta menyampaikan program pembangunan karya TMMD.

"Harapannya, ada wartawan dari daerah ini yang mampu meraih prestasi untuk lomba tingkat nasional. Esensi yang kami ambil dari lomba ini tak hanya sekadar kompetisinya, tetapi menyampaikan peran TNI yang turut membantu pembangunan daerah," pungkas Andri.

Penulis:rilis
Rubrik:Ext

Komentar

Loading...