Diduga Rombongan Rohingya Kembali Merapat ke Aceh

Ilustrasi//Kapal penuh dengan pengungsi Rohingya. Foto: AFP

Banda Aceh, Acehportal.com - Beredar kabar kemungkinan besar rombongan imigran Rohingya yang baru kembali masuk ke Tanah Rencong.

Diduga ratusan imigran Rohingya saat ini masih berlayar dan jaraknya dekat dengan perairan Aceh.

Informasi yang diperoleh, para imigran gelap itu diduga berada di perairan wilayah utara Lhokseumawe.

Pihak berwenang pun kini bersiaga agar rombongan imigran Rohingya baru yang jumlahnya diketahui 250 orang itu tak masuk ke Aceh.

Sekretaris Lembaga Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek juga membenarkan hal itu. Menurutnya, para imigran gelap tersebut sempat terlihat oleh para nelayan Aceh.

"Ada info begitu, sudah beberapa hari ini mereka para pengungsi tersebut terlihat sama nelayan kita dan mereka berada sekitar 80-100 mil laut," ujarnya Senin (19/10/2020).

Saat ditanya apakah ada kemungkinan rombongan imigran Rohingya baru akan merapat ke Aceh, Miftach pun memberikan tanggapannya.

"Kemungkinan ada, tapi bukan tujuan. Mereka tujuan utama Malaysia tapi ditolak," kata Miftach.

Pihaknya juga berpesan kepada para nelayan yang melaut, jika melihat sesuatu yang tak lazim dari biasanya di perairan (lautan Aceh) agar segera melapor  ke Lembaga Panglima Laot Aceh atau aparat berwajib.

"Apabila ada nelayan kita melihat sesuatu yang tidak lazim seperti biasanya di perairan laut Aceh mereka harus melapor kepada Panglima Laot atau melaporkan kepada pihak aparat keamanan laut," jelasnya.

Sementara, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto mengaku dirinya belum menerima informasi tentang adanya rombongan Rohingya baru yang berada di dekat Aceh.

"Belum ada bang," kata Kapolres singkat saat dikonfirmasi.

Dir Polairud Polda Aceh, Kombes Pol Soelistijono dan Kabid Humas, Kombes Pol Ery Apriyono yang juga dikonfirmasi dalam waktu bersamaan belum memberikan jawabannya.

Sebelumnya, beberapa kali rombongan Rohingya tiba di Aceh. Mereka pun ditangani pemerintah, namun juga tak sedikit yang kabur dan hilang entah kemana.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Breaking News

Komentar

Loading...