BMKG Aceh: Waspada di Musim Hujan

Ilustrasi

Banda Aceh, Acehportal.com - Terpantau tekanan rendah berupa siklon tropis di timur Vietnam sehingga masa udara dari Samudra Hindia akan bergerak ke tekanan rendah yang terjadi di timur Vietnam melintasi Aceh yang mengakibatkan angina kencang.

Hal ini diungkapkan Kasi Data dan Informasi BMKG Aceh Stasiun Blang Bintang, Zakaria Ahmad melalui rilis yang diterima Selasa (13/10/2020).

"Disamping itu juga adanya sirkulasi Eddy di sebelah Barat Pulau Sumatera yang mengakibatkan terjadinya belokan angina sehingga terjadi banyaknya pembentukan awan konvektif yang dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sekitar wilayah Aceh," ujarnya.

Dinamika atmosfir lain yang mendukung pertumbuhan awan hujan untuk provinsi ujung barat Sumatera ini juga dipengaruhi oleh anomali suhu muka laut +1.0 hingga +3.0 °C di Samudra Hindia Barat Sumatra dan juga di Laut Andaman.

"Dengan adanya anomali suhu muka laut tersebut potensi penguapan atau penambahan massa uap air di atmosfir propinsi Aceh meningkat," kata Zakaria.

Adapun wilayah-wilayah di Aceh yang berpotensi terjadi peningkatan massa uap air dan yang memungkinkan terjadinya hujan sedang hingga lebat dapat disertai angin kencang serta petir untuk dua sampai tiga hari kedepan adalah Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Nagan Raya, Simeulue, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Subulussalam, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Singkil, Pidie, Pidie Jaya, Bireun, Lhokseumawe.

"Sedangkan wilayah yang berpotensi hujan sedang dan berpotensi terjadi petir Guntur adalah kabupaten atau kota Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara," jelasnya.

Untuk wilayah yang berpotensi waspada banjir terutama daerah pinggiran sungai waspada banjir luapan, daerah muara waspada terhadap banjir bandang dan juga perlu kewaspadaan terhadap banjir genangan.

"Waspada angin kencang, pohon tumbang, bangunan yang roboh (bangunan tua) wilayah yang berpotensi adalah Barat Selatan Aceh terutama di pesisir, wilayah kepuauan, Pulau Banyak, Simeulu, Puau Aceh, Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara," jelasnya.

Untuk bahaya petir juga diharapkan agar masyarakat tidak lupa juga potensinya antara lain wilayah Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara. Kewaspadaan bencana lain dalam musim hujan adalah jalan licin serta tanah longsor untuk daerah perbukitan.

BMKG Aceh berharap agar masyarakat lebih memahami daerah masing-masing, misalnya pada bulan apa sering terjadi bencana banjir atau pada bulan apa di daerah tersebut sering timbul titik panas atau ada daerah-daerah yang tidak rentan terhadap banjir, tapi sering terjadi tanah longsor.

"Hal-hal seperti ini harus kita perhatikan untuk daerah masing-masing, harapan lain BMKG Aceh dalam musim penghujan juga agar membersihkan saluran air, selokan dan tidak membuang sampah sembarangan, ini akan menimbulkan sumbatnya aliran air," tutup Zakaria.

Penulis:Redaksi/Rilis
Editor:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...