BREAKING NEWS

Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan di Aceh Timur Kemarin Akhirnya Ditangkap

Langsa, Acehportal.com - Kasus pembunuhan dan pemerkosaan terjadi di Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Sabtu (10/10/2020) kemarin. Pelaku yakni seorang pria berinisial S akhirnya ditangkap, Minggu (11/10/2020).

Informasi yang dihimpun, pelaku ditangkap setelah tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri serta masyarakat melakukan pencarian terhadap korban pembunuhan yakni R (9).

Selain mencari keberadaan korban, tim gabungan juga mencari keberadaan pelaku yang langsung kabur setelah melakukan perbuatan kejinya kemarin dengan membawa jasad R.

Sejak kemarin, tim gabungan ini dibentuk dengan menjadi dua bagian, dimana sebagian tim mencari keberadaan jasad korban dan sebagian tim lainnya mencari keberadaan tersangka S.

Ini dilakukan karena masyarakat merasa resah dengan peristiwa keji tersebut dan berharap pelaku dapat segera ditangkap serta korban segera ditemukan.

Masih berdasarkan informasi yang diterima, tersangka S sendiri ditangkap di semak-semak belakang rumah warga, dimana saat itu ia sedang bersembunyi di bawah pohon besar dengan memegang sebilah pedang.

Ia pun tak berkutik saat tim gabungan menangkapnya. Namun, korban R hingga kini belum diketahui keberadaannya karena pelaku belum mau buka mulut.

Kapolres Langsa, AKBP Giyarto melalui Kabag Ops, AKP Dheni Firmandika yang dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp pun membenarkan hal ini.

"Alhamdulillah sudah bang," ujar singkat mantan Kapolsek Kuta Alam Polresta Banda Aceh dan Kasat Intelkam Polres Aceh Utara ini.

Hal yang sama juga dibenarkan oleh Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo yang dikonfirmasi terpisah. "Udah bang," kata Kasat Reskrim.

Kapolsek Birem Bayeun, Iptu Eko Hadianto juga membenarkan hal itu. Kini pelaku telah diamankan di Mapolres Langsa untuk menjalani pemeriksaan, sementara korban R masih belum ditemukan dan masih dalam pencarian.

"Siap bang, iya bang, untuk korban belum ditemukan masih dalam pencarian," kata Kapolsek singkat secara terpisah saat dikonfirmasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui informasi lanjut terkait kasus pembunuhan dan pemerkosaan ini. Polisi masih terus mendalami kasus ini.

Seperti diberitakan kemarin, peristiwa pemerkosaan disertai pembunuhan terjadi di wilayah Gampong Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Sabtu (10/10/2020) pagi.

Diketahui, pelaku pemerkosaan dan pembunuhan itu diketahui berinisial S(36) yang merupakan seorang pengangguran.

Sementara, korban pemerkosaan adalah seorang ibu muda berinisial D (28) dan korban pembunuhan berinisial R (9) yang tak lain adalah anak dari korban D sendiri.

Informasi yang dihimpun, kejadian itu terjadi sekitar pukul 00.00 WIB dinihari yang mana pelaku tiba-tiba masuk ke dalam rumah korban sehingga korban terbangun dan berteriak minta tolong.

Karena lokasi rumah korban berada jauh dari pemukiman warga, permintaan tolong korban pun tak dapat terdengar oleh warga sekitar.

Korban D disekap di rumahnya, tiba-tiba sang anak yakni R terbangun dan berteriak melihat hal itu dan berusaha melawan pelaku. Namun, pelaku nekat membacok R berkali-kali hingga meninggal dunia. Mirisnya, jasad korban pun dimasukkan ke dalam karung.

Korban D dan anaknya R dibawa pelaku jauh ke dalam perkebunan sawit di pinggir sungai. Jasad R di buang sementara korban D diperkosa oleh pelaku yang kemudian melarikan diri.

Kasus ini pun masih ditangani pihak kepolisian, dimana dikabarkan hingga kini jasad korban R yang merupakan anak dari D belum juga ditemukan karena dibawa oleh pelaku.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kapolres Langsa, AKBP Giyarto melalui Kabag Ops, AKP Dheni Firmandika saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Sabtu sore.

Dikatakannya, hingga gini tim gabungan TNI-Polri termasuk Brimob dan sejumlah pihak terkait lainnya masih mencari keberadaan pelaku dan jasad korban R.

"Tim gabungan masih mencari keberadaan korban dan pelaku, hingga kini belum ditemukan karena menurut pengakuan korban D jasad anaknya dibawa pelaku," ujarnya.

Siang tadi, korban D telah dibawa ke rumah sakit di Langsa untuk mendapatkan bantuan medis atas luka lecet yang diterima karena perlakuan pelaku, termasuk untuk menjalani visum.

"Kasus ini masih ditangani lanjut, terkait dugaan pelaku melarikan diri ke luar kota belum dapat dipastikan. Semoga pelaku cepat bisa kita tangkap," tambahnya.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Breaking News

Komentar

Loading...