Rumah dan Kios Terbakar di Peukan Bada Aceh Besar

Banda Aceh, Acehportal.com - Sebuah rumah dan kios yang berada di Gampong Ajun, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar terbakar Sabtu (10/10/2020) pagi tadi sekitar pukul 07.11 WIB.

Rumah yang terbakar diketahui milik Nurmala (70) sementara tiga kios lainnya milik Irwansyah (54), Muhammad (40) serta Adianur (53). Keempat bangunan ini rusak berat usai dilalap api.

Petugas Pusdalops BPBD Aceh Besar, Maswani mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Usai menerima informasi kebakaran tim damkar BPBD Aceh Besar langsung menuju ke lokasi dengan mengerahkan enam unit armada damkar milik Aceh Besar dan Banda Aceh.

"Informasi dari petugas di lapangan, api berasal dari rumah warga yang berada di belakang kios, karena angin kencang api dengan cepat menyambar bangunan lainnya," ujarnya.

"Rumah dan kios juga berkontruksi dari kayu sehingga cepat terbakar, untuk penyebabnya masih dalam penanganan pihak berwajib," kata Maswani.

Api pun akhirnya dapat dijinakkan meski bangunan yang terbakar mengalami rusak berat. Pemadaman dibantu dengan TNI-Polri serta masyarakat sekitar lokasi.

"Sulitnya akses mobil damkar menuju ke lokasi kejadian kebakaran rumah itu karena badan jalan banyak kendaraan roda dua parkir sembarangan," ungkapnya.

Sementara, Kalaksa BPBD Aceh Besar, Farhan AP mengharapkan para pengendara di jalan raya dan di jalan desa menuju ke lokasi kejadian kebakaran agar segera menepi atau memberikan jalan saat mobil damkar beroperasi dan melintas.

Dirinya juga meminta kesadaran masyarakat mendukung pergerakan damkar dalam menjalankan tugasnya sebagai pemadam kebakaran.

Karena pada umumnya saat ada kebakaran, masyarakat pengguna jalan enggan menepi memberikan jalan kepada damkar, padahal situasi kebakaran sudah dalam keadaan darurat.

"Di samping itu kami selalu membunyikan sirine agar masyarakat tahu itu berarti dalam keadaan emergency dimana ada kebakaran dan kendaraan damkar bergerak laju guna mempercepat pemadaman api, juga guna mencegah kerugian dari kebakaran itu bertambah banyak," jelasnya.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Peristiwa

Komentar

Loading...