Ketua Komisi IV DPRK Aceh Barat Minta Pemkab Segera Selesaikan Permasalahan Masyarakat Dengan PT PAAL

Ketua Komisi IV DPRK Aceh Barat, Ahmad Yani. (Dani/Acehportal.com)

Meulaboh, Acehportal.com - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Ahmad Yani menanggapi polemik yang berkembang antara masyarakat dengan perusahaan PT PAAL hingga kini belum ada titik kejelasan. Dirinya khawatir persoalan tersebut terus berkembang ke masalah yang lebih besar.

"Saya sebagai masyarakat Kecamatan woyla Raya meminta serta menyarankan Pemkab Aceh Barat untuk mengambil langkah tepat untuk menyelesaikan permasalahan ini, supaya praduga bersalah dari berbagai pihak yang jadi tudingan saling menyalahkan antara masyarakat maupun perusahaan  terselesaikan tanpa ada pihak yg dirugikan," kata Ahmad Yani kepada Acehportal.com Kamis (8/10/2020) di Meulaboh.

Menurutnya, ada baiknya jika Pemkab Aceh Barat menurunkan tim yang direkrut dari berbagai instansi yang tahu dan mampu menyelesaikan masalah tersebut.

Pertama yang perlu dievaluasi adalah Momenrendum of Understanding (MoU) antara Pemkab Aceh Barat dan PT PAAL tahun 2010 silam, apakah butir-butir MoU tersebut sudah direalisasi oleh pihak perusahaan sebagaimana yang tertulis dalam MoU, seperti Dana CSR, kebun PLASMA serta tenaga kerja, bagi hasil dengan daerah dan lain sebagainya.

Dalam hal ini, Ahmad Yani menegaskan, jika pihak perusahaan belum atau tidak mengimplementasikan sebagaimana mestinya tertulis dalam MoU itu, maka perusahaan berhak bertanggung jawab terhadap sanksi yang nanti diterima karena mengkhianati perjanjiannya dalam MoU itu.

Kedua, jelasnya, perlu dievaluasi izin Hak Guna Usaha (HGU) yang telah diberikan untuk perusahaan dan seberapa luas yang telah dikuasai.

Jika benar seperti tudingan selama ini dan terbukti menyerobot lahan masyarakat, maka perusahaan harus menerima konsekuensi serta risikonya dan kita sepakat seperti yang ingin dilaksanakan oleh Pemkab Aceh Barat demi untuk menyelamatkan lahan milik masyarakat Woyla, Woyla barat dan sekitarnya.

Ia juga menjelaskan, jika semua hal tersebut tidak terbukti yang dibuktikan oleh tim nantinya yang dibentuk oleh Pemkab Aceh Barat, maka dirinya berharap sebagai masyarakat Woyla Raya hentikan tudingan -tudingan yang menyudutkan kedua belah pihak, baik perusahaan terhadap masyarakat maupun sebaliknya.

Kehadiran sebuah perusahaan di sebuah daerah itu, sambungnya, juga memiliki sisi nilai positif juga. Selain bisa menambah pendapatan daerah di sisi lain bisa mengurangi pengangguran walaupun hanya sebatas buruh kasar, sekuriti dan mandor lapangan namun peluang kerja ada untuk putra-putri daerah di bumi Teuku Umar Aceh Barat ini.

Akan tetapi, jika terus bergejolak tudingan serta komentar-komentar yang belum tentu benar masih praduga, itu bisa merugikan daerah kita karena minat investasi para investor-investor akan mengerucut seiring banyak isu-isu serta masalah yang berkembang di media.

"Kita mau kedepan daerah kita lebih maju lagi dengan masuknya perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor yang lain bukan hanya di pertambangan dan perkebunan saja," urainya.

Akan tetapi, katanya lagi, semoga saja dapat mengundang banyak minat para investor pimpinan perusahaan di sektor yang lain seperti perusahaan tekstil dan lainnya yang sesuai dengan potensi alam dan sumber daya manusia yang kita miliki, sehingga memanfaatkan sumber daya, baik alam maupun manusia terserap lebih banyak dibarengi dengan peluang dan kesempatan juga lebih besar menuju kemakmuran masayrakat kita.

"Jadi kita berharap kepada para elit-elit disini jangan ikut memotori pergerakan masyarakat sambil titip kepentingan pribadi di tengah-tengah kepentingan umum hingga nanti ada pihak yang dirugikan," ucapnya.

Ahmad Yani juga berpesan kepada perusahaan-perusahaan yang berdomisili di Aceh Barat bisa berjalan berdampingan dengan masyarakat dan dapat beradaptasi serta menyesuaikan diri dengan lingkungan atau AMDAL sekitarnya.

"Agar tak terjadi konflik sosial seperti ini, dalam arti perusahaan bisa jalan masyarakat bisa makmur dan mandiri," tutupnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...