Selama 21 Hari Operasi Yustisi di Aceh, Puluhan Ribu Warga Ditegur dan Jutaan Rupiah Denda Terkumpul

Banda Aceh, Acehportal.com - Selama 21 hari Operasi Yustisi (razia pelanggar protokol kesehatan) di Aceh, sebanyak 66 ribu warga Aceh yang tak menggunakan masker mendapatkan sanksi berupa teguran  sanksi sosial.

Hal ini dikatakan Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada melalui Karo Ops, Kombes Pol Agus Sarjito, Minggu (4/10/2020) malam.

"Selama kegiatan Operasi Yustisi kita sudah berikan sanksi berupa teguran lisan sebanyak 61.221 kali dan teguran tertulis 5.131 kali," ujarnya.

Operasi Yustisi yang digelar oleh tim gabungan Satpol PP beserta TNI-Polri dilakukan sejak September lalu hingga sekarang. Kemarin, tim gabungan yang diberi nama Tim Peucrok-19 pun sudah menggelar 13.450 kali razia.

Mantan Dir Reskrimum Polda Aceh ini juga menjelaskan, Operasi Yustisi sendiri menyasar tempat keramaian seperti pasar, pusat perbelanjaan, warung kopi dan kafe serta yang lainnya. Razia digelar acak baik siang atau malam hari.

"Warga yang terjaring razia langsung diberi sanksi. Selain teguran, ada yang mendapat sanksi administrasi sebanyak 80 orang. Selama 21 hari operasi, nilai denda yang terkumpul Rp 5,9 juta," jelas Agus.

Seperti diketahui, razia yang dilakukan oleh tim gabungan tersebut juga melibatkan Maskot Polri. Mereka bertugas untuk memberikan edukasi ke warga tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan saat berada di luar rumah.

"Ini kita libatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menggunakan masker, mencuci tangan dan berjaga jarak," ucapnya.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...