Polisi Tangkap Seorang IRT Berkedok Dukun di Aceh Barat

Polsek Meureubo Polres Aceh Aceh Barat Tangkap Seorang IRT Berkedok Dukun Kamis (1/10/2020). (Dani/Acehportal.com)

Meulaboh, Acehportal.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Meureubo, Aceh Barat mengamankan seorang perempuan berinisial RY (31) yang diduga menipu sejumlah warga dengan modus berkedok dukun.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda melalui Kapolsek Meureubo, Ipda Vitra Ramadani, Kamis (1/10/2020) mengatakan penangkapan terhadap RY menyusul adanya laporan yang dilayangkan oleh para korban tentang kejadian tindak pidana penipuan.

“Ada tiga korban yang melapor atas
perbuatan yang dilakukan RY. Ketiga korban tersebut adalah warga Kecamatan Meureubo yang sama-sama menjadi korban penipuan dari bersangkutan,” katanya kepada wartawan.

Dari keterangan korban bernama Ayani, modus operandi pelaku beriming-iming kepada korban bahwa ia bisa mengobati penyakit ghaib. Untuk pengobatan, pelaku meminta emas sebagai mahar sebanyak 12 mayam 24 karat.

Sementara dari korban lain, yakni Azizah, ia pun diminta menyediakan mahar sebanyak satu mayam dan uang sebesar Rp800 ribu sebagai syarat utama yang harus diserahkan kepada pelaku.

“Dari korban lain, Rakibah diiming-iming akan dibuat dapur program pemerintah dan padanya diminta uang oleh pelaku sebesar Rp2,100,000,” terangnya.

Atas laporan tersebut, pada tanggal 28 September 2020 kemarin jajaran dari Polsek Meureubo Polres Aceh Barat menindaklanjuti laporan tersebut dan di hari yang sama pula pihaknya menangkap pelaku yang saat itu dirinya diketahui berada di Gampong Paya Peunaga.

“Dari introgasi, barang yang didapati oleh pelaku kemudian dijual dan membeli barang-barang perabotan rumah tangga dan sisa uangnya digunakan untuk jalan-jalan ke kota Banda Aceh berbelanja baju, tas, sepatu dan celana,” ungkap Kapolsek.

Disebutkan, dari tangan pelaku polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua buah cincin emas, satu unit sepeda, satu unit televisi dan sejumlah barang bukti lainnya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 378 Ayat 2 KHUPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun kurungan penjara.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...