Polisi Tetapkan Satu Tersangka Terkait Kematian Gajah Liar di Pidie

Petugas BKSDA Aceh mengamati bangkai gajah sumatera yang mati mendadak di CRU Sampoiniet, Aceh Jaya, Kamis (13/8/2020). (Syifa Yulinnas/ANTARA FOTO)

Sigli, Acehportal.com - Polres Pidie menetapkan seorang tersangka atas kasus kematian gajah liar di Pidie beberapa waktu lalu yakni BT (33), warga Kecamatan Mila, Pidie. Diketahui, gajah itu mati karena tersengat listrik di kawasan kebun milik BT.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian mengatakan, pengungkapan kasus kematian gajah liar Sumatera ini dilakukan pihaknya usai menerima laporan dari BKSDA Aceh setelah melakukan autopsi pada bangkai gajah.

Penyidik Satu Reskrim Polres Pidie pun meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi kematian satwa yang dilindungi tersebut.

"Lima saksi dimintai keterangan dan berdasarkan keterangan itu kematian gajah diduga karena tersengat listrik di kebun milik tersangka," ujar Kapolres, Rabu (30/9/2020).

Tersangka BT pun saat ini masih diamankan di Mapolres Pidie. BT juga mengakui perbuatannya hingga menyebabkan matinya gajah liar karena tersengat listrik yang dipasang di kebun miliknya yang dibantu dua rekannya berinisial D dan S.

"Tersangka memasang kawan besi yang dialiri listrik di kebunnya untuk menghalau babi, namun menyebabkan seekor gajah liat mati, kasus ini pun terus dikembangkan dan mencari tahu adanya keterlibatan pelaku lain untuk memburu gading gajah," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto mengungkapkan, sepanjang tahun ini ada dua kasus kematian gajah liar di Aceh karena sengatan listrik yakni lima ekor gajah yang mati di Aceh Jaya dan seekor gajah yang mati di Pidie.

"Kita mengimbau masyarakat agar tidak memasang kawat listrik di kebun, bukan karena satwa saja yang jadi korban tapi juga berbahaya bagi keselamatan jiwa manusia," katanya.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...