Pemasangan Stiker BBM Subsidi Sangat Membantu Para Sopir Angkutan Umum

Supir Angkutan Umum L300 merasa terbantu dengan penempelan stiker BBM

Banda Aceh, Acehportal.com - Pemasangan stiker bahan bakar minyak bersubsidi ternyata sangat membantu para sopir transportasi angkutan kota antar dalam provinsi Aceh.

Para sopir angkutan umum jenis L300 maupun sejenisnya mengakui sejak adanya program penempelan stiker tersebut mereka lebih mudah mendapatkan BBM premium dan solar subsidi.

Delly, salah satu sopir L300 mengatakan program penempelan stiker sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan bakar terutama solar subsidi.

"Selama di berlakukannya penempelan stiker, kami (sopir) angkutan umum lebih mudah mendapatkan solar di SPBU," katanya, Senin (28/9).

Sebelumnya, kata Delly, para sopir angkutan umum untuk mengisi BBM solar subsidi harus rela antri berjam-jam di stasiun pengisian bahan bakar.

"Sekarang, kami sangat mudah mendapat premium dan solar tanpa harus antri lama," ucapnya.

Selain itu, lanjut Delly sejak di berlakukannya penempelan stiker, para sopir L300 juga mendapatkan pelayanan maksimal di SPBU.

"Sekarang untuk mendapat BBM premium dan solar subsidi khusus yang ada stiker di kenderaannya. Petugas di SPBU tidak melayani yang tidak ada stiker. Jadi, kami masyarakat menengah kebawah merasakan dilayani dengan baik," ungkapnya

Hal yang sama juga dirasakan, Apaliah sopir angkutan umum L300 lainnya. Program penempelan stiker BBM penggunaan BBM premium dan solar subsidi salah satu kebijakan pemerintah dalam membantu dan dinilai program pro rakyat.

"Kami sopir sangat senang program yang dikeluarkan pemerintah terkait penempelan stiker tersebut. Sehingga penyaluran BBM premium dan solar subsidi bisa tepat sasaran," sebut Apaliah.

Angkutan umum tidak perlu mengantri panjang untuk mendapatkan bensin dan solar

Sementara ketua Organda Aceh, H Ramli menyambut baik program pemerintah Aceh terkait penempelan stiker BBM premium dan solar subsidi. Namun, pihaknya berharap agar program tersebut tepat sasaran.

"Kami berharap bisa tepat sasaran dan diprioritaskan untuk angkutan umum," kata Ramli.

Menurut Ramli, angkutan umum di prioritaskan agar tidak mempengaruhi kenaikan tarif transportasi angkutan kota antar dalam provinsi Aceh maupun luar provinsi.

"Kalau angkutan umum maupun angkutan barang tidak mendapatkan BBM subsidi otomatis akan mempengaruhi tarif angkutan," ujarnya.

Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus Aceh, Syakya Meirizal mengatakan kesadaran masyarakat mengunakan BBM yang tidak diperuntukkan masih sangat rendah.

"Menurut saya perlu ada pengawasan dan pembatasan, jangan mobil mewah juga diberikan stiker dan mendapatkan BBM premium dan solar subsidi seperti yang vital di media sosial beberapa hari lalu," ungkapnya.

Kebijakan Pemasangan Stiker

Sementara itu terkait program stiker tersebut Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menjelaskan, Alasan Kebijakan Pemasangan Stiker tersebut berdasarkan fakta di lapangan terjadinya antrian konsumen dalam pengisian premium dan solar subsidi dihampir seluruh SPBU Kabupaten/Kota di wilayah Aceh dan ini sangat mengganggu ketertiban umum dan meresahkan masyarakat seperti, kemacetan dan membuat akses ke pertokoan, kios-kios, perkantoran dan usaha kecil lainnya disekitar SPBU terganggu.

Selain itu, lanjut Nova Iriansyah program “stikering” ini juga bertujuan untuk melindungi kepentingan konsumen dan sebagai sarana edukasi secara moral bagi konsumen yang layak menggunakan premium dan solar subsidi.

Kebijakan Pemerintah Aceh tentang Pemasangan “stickering” melalui Surat Edaran Gubernur merupakan srategi, untuk menguatkan peraturan terkait yang sudah ada dan bersifat himbauan moral untuk menggugah masyarakat yang memiliki mobil mewah atau RON Tinggi agar tidak menggunakan Premium dan Solar Subsidi. Hal ini juga tidak betentangan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Hasil dan Evaluasi:

Sejak diberlakukannya program “stickering”, berdasarkan fakta di lapangan, antrian panjang relatif sudah tidak terjadi lagi dihampir semua SPBU di seluruh Aceh, sehingga aktifitas perniagaan masyarakat di sekitar SPBU kembali normal, dan sebahagian besar masyarakat pengguna kendaraan premium dan solar subsidi sangat mendukung. ***

Penulis:redaksi
Rubrik:News

Komentar

Loading...