Pentingnya Fungsi Jembatan di Kecamatan Pulau Hanaut

WhatsApp Image 2020-09-25 at 06.54.47 (1)

Sampit - Sebagai salah satu kecamatan yang terisolir dan memiliki banyak anak sungai, keberadaan jembatan di Kecamatan Pulau Hanaut merupakan sarana yang sangat vital, karena menjadi penghubung antardesa. Sehingga program TMMD Reguler ke-109 yang memperbaiki tiga buah jembatan di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah sangat memberikan arti yang luar biasa bagi masyarakat setempat.

Wakil Bupati Kotawaringin Timur, H. Taufiq Mukri mengakui bahwa pemerintah daerah saat ini sedang berusaha membuka keterisoliran Kecamatan Pulau Hanaut dengan membangun akses jalan dari Cempaka Mulia di Kecamatan Cempaga hingga Desa Satiruk di Kecamatan Pulau Hanaut. "Rehab ketiga jembatan ini merupakan langkah yang sangat tepat," ujarnya.

Keberadaan tiga buah jembatan yang saat ini sedang direhab oleh Satgas TMMD Reguler ke-109 dan masyarakat merupakan salah satu bagian dari akses jalan tersebut.

Ketiga jembatan tersebut juga sangat memengaruhi aktivitas perekonomian masyarakat. Sebab Kecamatan Pulau Hanaut termasuk Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah selama ini merupakan daerah lumbung padi dan hasil perkebunan tidak hanya di Pulau Hanaut, tetapi juga di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Hasil pertanian dari Pulau Hanaut ini biasanya dipasarkan ke daerah Samuda Kecamatan Mentaya Hilir Selatan atau bahkan langsung di bawa ke Kota Sampit menggunakan angkutan sungai.

Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari SH mengungkapkan, dengan perbaikan ketiga jembatan tersebut diharapkan semakin meningkatkan pengembangan potensi ekonomi masyarakat di Kecamatan Pulau Hanaut. Warga semakin mudah mengangkut hasil pertanian dan perkebunan mereka, sehingga biaya angkut atau biaya transportasi semakin murah, yang nantinya akan meningkatkan daya saing produk pertanian di kecamatan ini, khususnya dari sisi harga.

Penulis:Rol
Rubrik:Ext

Komentar

Loading...