Diduga Cabuli Santrinya, Seorang Guru Pasantren di Nagan Raya Ditangkap

Pelaku diamankan polisi. (Ist)

Sukamakmue, Acehportal.com - Kepolisian Resor (Polres) Nagan Raya mengamankan seorang guru salah satu pondok pesantren yang berada di Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya atas dugaan pencabulan yang dilakukan terhadap santrinya.

Pelaku berinisial MZ (50), diduga mencabuli santrinya IA (13). Aksi bejat pelaku diketahui salah seorang santri setempat yang saat itu melihat pelaku mengajak korban masuk ke sebuah kamar atau bilik asrama.

"Kemudian santri yang melihat itu langsung melaporkan kepada rekannya untuk memastikan apa yang dilakukan, setelah dipastikan ternyata benar pelaku sedang berduaan di dalam kamar itu dengan suasana remang-remang," kata Kapolres Nagan Raya AKBP Risno melalui Kasat Reskrim, AKP Fadhilla Aditya Pratama saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9/2020) malam.

Kasat menjelaskan, sesampai di tempat tersebut, saksi yang melihat langsung mendobrak pintu masuk bilik asrama itu. Keduanya langsung diamankan oleh saksi yang melihat.

"Setelah keduanya dipergoki oleh saksi yang melihat, korban langsung diantar pulang kerumah serta melaporkan kejadian itu kepada kedua orangtuanya. Karena merasa keberatan, orang tua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Nagan Raya untuk ditindaklanjuti dan diproses secara hukum yang berlaku," ungkapnya.

Setelah mendapat laporan, kata Kasat Reskrim, pihak kepolisian langsung menangkap MZ.

Atas kejadian itu pelaku kini dalam tahanan Polres Nagan Raya karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76D UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 81 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan ke dua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...