Polda Aceh Luncurkan “Tim Peucrok Pelanggar Prokes Covid-19”

Banda Aceh, Acehportal.com - Polda Aceh melaunching "Tim Peucrok Pelanggar Prokes" dalam rangka Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Aceh, Selasa (22/9/2020) sore.

Kegiatan ini dihadiri langsung Pangdam IM, Mayjen TNI Hassanudin, Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada, mewakili Plt Gubernur Aceh, Ketua Pengadilan Tinggi Aceh, Kasatpol PP Aceh, DPRA, Danden Pom IM dan sejumlah pejabat instansi terkait lainnya.

Selain itu, dari pejabat Polda Aceh hadir Wakapolda, Brigjen Pol Raden Purwadi, Irwasda dan sejumlah pejabat utama lainnya. Kemudian, turut hadir personel gabungan yang menjadi Tim Peucrok yang terdiri dari TNI-Polri dan Satpol PP Aceh sebanyak 125 personel.

Kegiatan itu diawali sambutan Pangdam IM di halaman depan Mapolda Aceh yang mengatakan, pembentukan tim merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

"Selain itu untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Harapan kepada personel tetap melaksanakan tugas dengan ikhlas, dan tanpa mengenal  lelah," kata Pangdam.

Kapolda Aceh dalam sambutannya mengatakan, merebaknya virus Corona yang mewabah di dunia maupun di Indonesia, khususnya di Aceh, menuntut semua pihak untuk senantiasa waspada dan terus berupaya mencegah penularan virus tersebut.

"Penyebaran virus Corona yang sangat cepat, telah mengubah aktivitas kehidupan di masyarakat. Perubahan itu memberikan dampak yang sangat besar bagi tatanan kehidupan di berbagai sektor," kata Kapolda.

Selama ini, lanjutnya, seluruh pihak telah bekerja keras dalam menangani permasalahan ini. Namun, dampak pandemi Covid-19 masih tetap mempengaruhi sektor perekonomian.

"Hingga membuat pemerintah melonggarkan kebijakan terkait aktivitas masyarakat dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru, diiringi dengan upaya pengendalian dan pencegahan  guna menekan penularan Covid-19," ungkapnya.

"TNI-Polri dan jajaran pemerintah daerah harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas dan fungsinya dalam menjamin kepastian hukum. Kemudian, memperkuat upaya dan meningkatkan efektivitas penanganan Covid-19 di seluruh daerah," sebutnya.

Semua pihak diharapkan mengambil langkah yang diperlukan sesuai tugas fungsi dan kewenangan masing-masing dalam menjamin kepastian hukum, memperkuat upaya dan meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian Covid-19 di seluruh kewilayahan.

"Setiap pihak diharapkan terlibat secara terpadu melakukan kegiatan pendisiplinan protokol kesehatan dan melakukan pembinaan terhadap masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19," kata Kapolda lagi.

Pembentukan Tim Peucrok Pelanggar Prokes ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan dalam memutus rantai penularan Covid-19.

Kemudian, hal tersebut juga merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat agar tetap sehat, karena masih banyak masyarakat yang belum paham dan masih tidak mematuhi protokol kesehatan.

"Diharapkan Tim Peucrok pelanggar prokes mampu meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan secara optimal, sehingga tercipta kesadaran dan kepatuhan masyarakat serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Aceh," harapnya.

Kapolda juga menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani oleh Tim Peucrok Pelanggar Prokes dalam pelaksanaan tugas peningkatan disiplin dalam rangka penegakan hukum protokol kesehatan.

Antara lain, tingkatkan keimanan dan ketaqwaan sebagai landasan utama dalam melaksanakan segala aktivitas, jaga keselamatan anda dalam bertugas, siapkan kondisi fisik dan mental untuk dapat melaksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya, laksanakan tugas dengan santun dan hindari perilaku arogan kepada masyarakat saat berinteraksi dan senantiasa menjaga kekompakan dan selalu bersinergi dalam pelaksanaan tugas.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur forkopimda dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam acara launching Tim Peucrok Pelanggar Prokes dalam rangka peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Semoga pengabdian yang kita berikan, akan menjadi catatan amal ibadah di hadapan Allah SWT," tutupnya.

Setelah itu, Kapolda Aceh didampingi pejabat lainnya melepas Tim Peucrok sebanyak 125 personel gabungan untuk melaksanakan tugas Pendisiplinan Pelanggar Prokes Dalam Rangka Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Aceh.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...