Patroli Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Prokes di Banda Aceh

Petugas Gabungan Beri Sanksi Delapan Warga yang Tak Pakai Masker

Petugas beri sanksi kepada delapan warga di Banda Aceh yang tak menggunakan masker. (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Selama pandemi Covid-19, pemerintah di Indonesia mengimbau seluruh masyarakat agar patuh terhadap penerapan protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru.

Hal ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran sekaligus memutuskan mata rantai virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut.

Apalagi seperti diketahui, angka kasus Covid-19 di Indonesia, khususnya provinsi Aceh, juga masih sangat tinggi.

Oleh karenanya, tim gabungan dari TNI dan Polri beserta Satpol PP termasuk tim medis di seluruh Aceh mulai melakukan patroli untuk memantau masyarakat, khususnya saat sedang beraktivitas di luar.

Di Banda Aceh sendiri, patroli ini sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Dimana, awalnya tim gabungan berpatroli untuk mengimbau dan mengingatkan masyarakat akan protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru.

Kali ini, penindakan pun dilakukan petugas kepada masyarakat yang melanggar aturan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Aceh tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan yang telah dikeluarkan.

Senin (14/9/2020) malam, tim gabungan melakukan patroli di sejumlah lokasi di Banda Aceh, tepatnya di kawasan Blang Padang dan arah Ulee Lheue. Patroli dilakukan di beberapa warung kopi dan jalanan.

"Patroli tadi malam dilakukan usai apel di Mapolda Aceh dengan jumlah anggota sebanyak 49 orang dari TNI-Polri termasuk Satpol PP dan WH serta tim medis," ujar Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Wisata melalui Karo Ops, Kombes Pol Agus Sarjito, Selasa (15/9/2020).

Alhasil, petugas menemukan delapan orang warga di Banda Aceh yang tak mengenakan masker. Sehingga, mereka diberikan sanksi dengan membaca surat pendek (Al-Fatihah) serta penyitaan KTP yang dilakukan Satpol PP.

"Semua warga ini terjaring razia saat petugaa patroli di kawasan Jalan Ulee Lheue dan sejumlah warung kopi, dalam hal ini petugas Satpol PP yang bertindak sesuai aturan, TNI-Polri hanya mem-back-up," kata Agus.

Menurut Karo Ops, patroli yang bersifat edukatif dengan penegakan disiplin dan penindakan hukum protokol kesehatan ini akan dilakukan setiap harinya, baik siang maupun malam hari.

"Siang dan malam, karena ini sudah diatur dalam Pergub. Oleh karena itu kita imbau masyarakat agar selalu mengikuti protokol kesehatan ini, salah satunya adalah dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar," jelasnya.

Seperti diketahui, dalam Pergub Aceh disebutkan, para pelanggar protokol kesehatan dapat dikenakan sanksi yang beragam, mulai dari sanksi sosial seperti membaca surat-surat pendek, menyapu jalanan, memungut sampah hingga denda administrasi serta penyitaan KTP.

Diharapkan seluruh masyarakat dapat membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 dengan selalu menerapkan protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...