Jalan Penghubung Trangon-Galus Mulai Dikerjakan Awal November

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah (tengah) saat kunjungan kerja ke Abdya. (Ist)

Blangpidie, Acehportal.com - Pembangunan 11 proyek infrastruktur jalan terus mendapatkan dukungan. Pembangunan beberapa ruas jalan tersebut diharapkan mampu memperpendek jarak tempuh dan memperlancar jalur distribusi komoditi pertanian di wilayah yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Aceh, terutama di Abdya dan Gayo Lues .

Satu ruas jalan yang akan perbaiki adalah jalur Blangkejeren-Trangon batas Abdya sepanjang 90,15 kilometer dan ruas jalan Babah Rot Batas Gayo Lues sepanjang 27,57 kilometer.

Kedua ruas jalan ini mempunyai panjang total 117,72 kilometer. Jalan ini akan menghubungkan lintas tengah Aceh dan kawasan Barat Selatan.

Respon positif terkait rencana ini datang dari orang nomor satu di Abdya, Akmal Ibrahim yang terus memperjuangkan kepentingan masyarakatnya.

"Namun perjuangan ini tidak cukup secara person tentu banyak perlu dukungan dari semua pihak agar impian ini terwujud dan bisa dinikmati masyarakat luas," kata Bupati Akmal di hadapan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat meninjau jalur Blangkejeren -Trangon.

Pada kesempatan itu, Bupati Abdya menyebutkan jalan lintas Abdya-Gayo Lues seperti jalan Abu Nawas karena disepanjang jalan selalu ditemukan kerusakan yang begitu sulit dilalui.

"Jalan ini seperti jalan Abu Nawas, bikin disini rusak disana, bikin disana rusak disini," katanya.

Lebih lanjut ia juga mengatakan hal itu terjadi karena pembangunannya tidak dilaksanakan sekaligus. Sehingga, kerusakan jalan tersebut dapat memicu macetnya perputaran ekomoni masyarakat antara Abdya dan Gayo Lues.

Selain memacetkan perkonomian, kata Akmal, hingga saat ini jalan yang menghubungkan dua kabupaten tersebut masih rusak parah, sehingga sering terjadi kecelakaan pengendara yang membawa ikan segar  dan barang lainnya ke wilayah Gayo Lues.

"Harga cabai di Abdya juga tidak pernah stabil jika tidak masuknya cabai dari Gayo Lues, begitu juga Gayo Lues akan kesulitan untuk merasakan ikan laut segar dan juga barang.barang pertanian lainnya yang berasal dari Abdya," kata Akmal lagi.

Menanggapi hal itu, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyebutkan, dalam kunjungan kerja tersebut ada empat tujuan utama ke ruas jalan yang masuk proyek tahun jamak, salah satunya memastikan jalan rusak dan masyarakat membutuhkan.

"Kunker saya di sini adalah guna memastikan ruas jalan yang masuk dalam program proyek tahun jamak benar-benar rusak dan harus segera dibangun,” sebut Nova.

Selain memastikan jalan itu layak dibangun, Nova menegaskan, kehadiran dirinya untuk memastikan dengan terbangunnya ruas jalan lintas Abdya-Gayo Lues tersebut untuk menghubungkan perekonomian serta meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar.

"Selama 32 tahun lamanya masyarakat di dearah ini sudah menunggu untuk menikmati infrastruktur jalan yang representatif. Jalan ini sudah dicanangkan oleh para gubernur terdahulu,” ungkapnya.

"Insya Allah jalan penghubung dua kabupaten ini awal bulan November tahun 2020 mulai dikerjakan," katanya yang disambut tepuk tangan.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...