Dibandingkan Tahun Lalu, Saat Ini Ekspor Hasil Perikanan Aceh Mengalami Kenaikan

Kepala SKIPM Aceh, Diky Setiawan saat menyerahkan sertifikasi hasil perikanan kepada pihak PT Yakin Pasific Tuna. (Hafiz Erzansyah/Acehportal.com)

Banda Aceh, Acehportal.com - Jika dibandingkan tahun 2019 lalu, ekspor hasil perikanan Aceh tahun ini mengalami kenaikan. Pada tahun 2019, Aceh mengekspor sebanyak 200 ton ikan dan tahun ini mengekspor sebanyak 360 ton lebih ikan.

Hal ini diungkapkan Kepala SKIPM Aceh, Diky Setiawan, di sela-sela kegiatan pengiriman produk ekspor hasil perikanan Aceh ke luar negeri di Bandara Internasional SIM, Aceh Besar, Sabtu (12/9/2020).

"Untuk dalam negeri di tahun 2020 ini, data sampai bulan Agustus sudah mencapai 21 ribu ton ikan yang kita lalu lintas-kan ke luar Aceh, sementara perolehan kita di tahun 2019 kemarin di Desember mencapai 25 ribu ton," jelasnya.

Oleh karena itu, dirinya pun yakin pada tahun 2020 ini akan lebih banyak hasil perikanan Aceh yang melintas ke luar, hingga berpeluang menambahkan pendapatan daerah Aceh.

"Karena ini baru bulan Agustus kemarin sudah 21 ribu ton hasil perikanan Aceh yang kita sertifikasi," katanya.

Sejak adanya adaptasi kebiasaan baru karena pandemi Covid-19, ekspor perikanan kembali dimulai ke sejumlah negara. Kegiatan ekspor selalu ada dan SKIPM Aceh mengeluarkan surat kesehatan ikan sebagai salah satu syarat yang harus dikantongi dalam mengekspor hasil perikanan Aceh.

"Selama pandemi, SKIPM Aceh tetap melayani permohonan surat kesehatan ikan untuk ekspor. Kami memastikan kualitas hasil perikanan dan bebas dari penyakit berbahaya sebelum diekspor ke luar negeri," ujarnya.

"Selain melakukan cek fisik, SKIPM Aceh juga melakukan pemeriksaan laboratorium. SKIPM Aceh merupakan laboratorium yang sudah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional dengan Nomor Akreditasi LP-713-IDN," tambah Dicky.

Penulis:Redaksi/Hafiz
Editor:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...