Aksi Donor Darah ASN Pemerintah Aceh Bertambah Jadi 4.481 Kantong

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto

Banda Aceh, Acehportal.com - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh terus melakukan aksi donor darah secara sukarela. Per hari ini, bertambah sebanyak 20 kantong darah baru. Sehingga jumlah keseluruhan darah yang terkumpul dari ASN Pemerintah Aceh telah mencapai 4.481 kantong.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, usai menerima data sementara pendonor darah ASN Pemerintah Aceh, dari Ketua PMI Banda Aceh Qamaruzzaman Haqni,  Rabu (9 /9/2020).

"Sebanyak 20 kantong darah baru itu terkumpul dari ASN di Sekretariat DPRA, " kata Iswanto.

Iswanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah berpartisipasi untuk menyumbangkan darahnya. Ia mengatakan, aksi sosial yang digagas Plt Gubernur Aceh itu akan terus berlanjut guna mengantisipasi krisis darah di PMI Banda Aceh dan kabupaten/kota lainnya.

"Jangan takut untuk mendonorkan darah, selain membantu orang lain, kita juga bisa lebih sehat dengan mendonor, "kata Iswanto.

“Kami optimis,  gerakan donor darah ASN ini akan terus berkesinambungan, sehingga dapat  mengatasi krisis darah yang selama ini terjadi di PMI,” pungkas Iswanto.

Aksi donor darah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh terus berlanjut.

Iswanto mengatakan, aksi donor darah ASN yang diinisiasi oleh Plt. Gubernur Aceh itu telah ditetapkan sebagai agenda tetap seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dengan sistem donor bergilir.

"Darah yang terkumpul di PMI Kota Banda Aceh dan PMI di tempat lain selama ini disalurkan untuk kepentingan medis di sejumlah rumah sakit,"ujar Iswanto.

Berdasarkan data PMI Kota Banda Aceh, lanjut dia, setiap harinya rumah sakit di Banda Aceh dan Aceh Besar saja memerlukan hingga 100 kantong  lebih. Belum lagi jika ditambah keperluan rumah sakit lainnya di Aceh.

"Oleh sebab itu, kami mengajak saudara kita ASN, sebagai abdi negara, mari kita ikhlas menyumbangkan darah kita ini. Begitupun dengan masyarakat yang memiliki kemampuan, mari ikut mendonor. Semua darah yang didonor ini sangat berarti bagi saudara kita yang membutuhkan,"tutur Kepala Biro Humas dan Protokol itu.

Iswanto menjelaskan, program yang dikawal langsung Sekda Aceh itu dilahirkan sebagai upaya pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan darah PMI Kota Banda Aceh dan PMI kabupaten/kota lainnya.

Penulis:Rol
Rubrik:News

Komentar

Loading...